Mengharukan, Ibu Guru TK Ini Banting Setir Jadi Montir Bengkel di Masa Pandemi

Terkini.id, Kediri – Mengharukan, ibu guru TK ini banting setir jadi montir bengkel di masa pandemi. Dalam masa pandemi virus corona yang masih merundung masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), memaksa seorang wanita mantan guru taman kanak-kanak (TK) banting setir menjadi montir atau mekanik sebuah bengkel sepeda motor.

Kisah mengharukan itu sendiri jadi pusat perhatian publik usai foto-foto montir bernama Roihatul Jannah atau akrab disapa Ika saat sedang bekerja di bengkelnya viral di dunia maya.

Saat disambangi wartawan, Selasa 17 Agustus 2021, Ika mengungkapkan aktivitasnya sebagai montir itu telah dilakoninya sejak setahun terakhir.

Baca Juga: Viral, Isteri di Takalar Ikhlas Antar Suami Menikah Lagi

Ia mengatakan, mendirikan bengkel itu bersama adiknya, Ferdian Muzakki. Bengkel bernama Sumber Arta Motor itu didirikan di rumah orang tuanya di Dusun Jatimalang, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo. Sebuah desa di kaki Gunung Wilis.

“Saat pandemi (Covid-19) ini saya bantu adik saya,” imbuh Ika, saat ditemui di bengkelnya pada Selasa 17 Agustus 2021.

Baca Juga: Seorang Ibu-ibu Ludahi dan Pukul Petugas KRL: Biarin-Biarin Sabar-Sabar

Seperti dilansir dari kompascom, Rabu 18 Agustus 2021, Ika mengaku pekerjaannya itu sempat mendapat cibiran dari warga maupun teman-temannya.

Pasalnya, pekerjaan itu dipandang bertolak belakang dari latar belakang pendidikannya. Wanita usia 33 tahun itu merupakan seorang sarjana pendidikan guru sekolah dasar (SD).

Selain pernah mengajar di SD, ia juga sempat mengajar selama tiga tahun di Taman Kanak-kanak (TK). Sehingga apa yang dilakoninya itu kerap menjadi omongan, tidak hanya tetangga tetapi juga teman-teman masa kuliahnya dulu.

Baca Juga: Seorang Ibu-ibu Ludahi dan Pukul Petugas KRL: Biarin-Biarin Sabar-Sabar

“Ada yang menyayangkan, misalnya bilang, ‘kok kamu mau tanganmu jadi kotor kena oli’, ada juga yang ngomong lain,” beber ibu dari dua anak tersebut.

Kendati demkian, Ika sendiri mengaku tidak ambil pusing terhadap semua omongan itu. Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah bagian dari kesetaraan profesi dan sesuatu yang hal yang halal.

“Memang montir biasanya, kan, pekerjaan laki-laki, tapi kalau kita sendiri yakin dan berusaha sekuat tenaga, pasti bisa,” ujar dia.

Adapun alasannya mengakhiri profesi pendidiknya, Ika tidak mengungkapkannya. Istri dari Dafit ini hanya menyebutkan ada sesuatu dan lain hal.  

Dari pantauan wartawan, Ika tampak masih canggung saat mengerjakan aktivitas bengkelnya. Ika sendiri mengaku masih mengerjakan pekerjaan yang ringan-ringan dan sederhana saja, misalnya bongkar pasang baut maupun bongkar karburator.

“Saya masih terus belajar,” katanya.

Untuk kerusakan berat, semua dilakukan Ferdian atau akrab disapa Bogang alias Bongoh. Ferdian ini sebelumnya menjadi montir di sebuah bengkel milik orang lain.

Pada perayaan HUT ke-76 RI kali ini, bengkel tersebut juga turut memeriahkan yaitu dengan memberikan layanan servis gratis bagi warga yang bernama ‘Agus’.

Selain itu, juga bonus oli mesin secara cuma-cuma bagi warga yang tanggal lahir 17 Agustus.

Selain untuk merayakan hari kemerdekaan, menurutnya itu juga dilakukan guna membantu meringankan beban warga di saat pandemi seperti ini.

Pasalnya, dari pengalamannya, pandemi ini juga memang berdampak pada penurunan kunjungan bengkelnya dan itu terjadi lantaran banyak warga yang menahan diri ke bengkel.

“Uangnya untuk makan daripada untuk perbaiki motor,” beber Ika.

Dari inisiasinya itu, banyak nama Agus maupun warga yang lahir 17 Agustus yang datang ke bengkel untuk mendapatkan layanan gratisnya.

Bagikan