Menuju Kampus Aman dan Inklusif, UNM Sosialisasikan Seleksi Terbuka Satgas PPKPT

Menuju Kampus Aman dan Inklusif, UNM Sosialisasikan Seleksi Terbuka Satgas PPKPT

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, MakassarUniversitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui sosialisasi seleksi terbuka Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) yang melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Satgas PPKPT UNM tersebut berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, di Ballroom D Menara Pinisi UNM dan dihadiri sekitar 250 mahasiswa dari seluruh fakultas serta perwakilan lembaga kemahasiswaan di lingkungan UNM.

Seleksi terbuka ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Pelaksana Tugas Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., Nomor 163/DST/UN36/TU/2026 tentang pembentukan Panitia Seleksi Satgas PPKPT unsur mahasiswa.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tim panitia seleksi memaparkan secara rinci mekanisme dan tahapan seleksi calon anggota Satgas PPKPT, mulai dari tahap pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi substansi, hingga penetapan hasil seleksi melalui rapat pleno panitia sebelum direkomendasikan kepada pimpinan universitas untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan resmi.

Baca Juga

Ketua Panitia Seleksi Satgas PPKPT, Prof. Dr. Nurhikmah H., S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pola seleksi tahun ini mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana proses pendaftaran kini dilakukan secara terbuka untuk seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan.

“Jika sebelumnya peserta diutus oleh fakultas, kini kami membuka pendaftaran secara terbuka. Siapa saja bisa mendaftar selama memenuhi persyaratan dan mendapatkan rekomendasi dari fakultas,” ujar Nurhikmah.

Ia menambahkan bahwa sistem seleksi terbuka ini bertujuan untuk menjamin transparansi proses seleksi sekaligus memperluas partisipasi mahasiswa dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Setiap fakultas dalam kegiatan sosialisasi tersebut mengutus sekitar 10 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program Sarjana, Magister hingga Doktor. Sementara lembaga kemahasiswaan mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengikuti sosialisasi tersebut.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan penjelasan terkait persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar, di antaranya Curriculum Vitae (CV), surat rekomendasi fakultas, surat pernyataan bermaterai, esai tematik, serta dokumen pendukung lainnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.