Terkini.id – Mutasi yang jabatan Prof Muhammad Jufri dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel ternyata dianggap tidak sesuai dengan kompetensinya.
Sebab Prof Jufri yang merupakan akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM) ini ditugaskan ke Pemprov Sulsel untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan.
Hanya saja, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memutasi Prof Jufri ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel. Hal tersebut menimbulkan reaksi dari pihak Kampus UNM.
Bahkan Rektor UNM, Prof Husain Syam mengeluarkan surat permohonan pengembalian Prof Jufri ke UNM, surat tersebut ditujukan kepada Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
“Penugasan yang bersangkutan (Prof Jufri) sebagai Kadis Kebudayaan dan Pariwisata menurut hemat saya tidak sesuai dengan kompetensinya di bidang pendidikan. Saya hanya merekomendasikan dan meminjamkan ke Pemprov Sulsel untuk mengatasi masalah pendidikan sebagai bagian pengembangan kualitas SDM, harga diri, harkat dan martabat rakyat Sulsel dengan kata lain bukan hanya sekedar mengisi jabatan yang ada,” tulis Rektor UNM Prof Husain Syam dalam surat permohonan tersebut bertanggal, 27 September 2021
- Asmo Sulsel Edukasi Keselamatan Berkendara Bagi Pegawai Dinas Pendidikan
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Untuk Kenyamanan Belajar, Dewan Minta Dinas Pendidikan Sulsel Rehabilitasi SMAN 23 Makassar
- Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Minta Kepala Sekolah Lakukan Pendataan Pasca Bencana Banjir
- Bawaslu Makassar Audiens ke Dinas Pendidikan Sulsel, Bahas Soal Reses Anggota DPRD
Dalam surat permohonan pengembalian itu, tertera bahwa, Prof Jufri tidak mengikuti pelantikan pada 24 September 2021, karena sikap UNM sejak adanya job fit yang wacananya Prof Jufri dimutasi ke Dinas Pariwisata Sulsel.
“Kami bersepakat tidak menerima karena tidak sesuai dengan kompetensi dan kepakarannya. Apalagi yang bersangkutan tidak pernah memilih jabatan di luar Dinas Pendidikan selama proses job fit,” ungkapnya.
Dengan demikian, Prof Jufri memilih kembali ke instansi asalnya yaitu UNM karena sangat dibutuhkan keilmuan dan kepakarannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
