Terkini.id, Keerom – Meski masa pandemi tak menghalangi niat Satgas Pamtas Yonif 312 Kala Hitam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama warga Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua di Masjid Al-Muhadjirin Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.
Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas nuansa kehidupan religi warga perbatasan Pos Kotis dan Satgas Pamtas itu sendiri.
Hal tersebut disampaikan Dankima Satgas Pamtas Yonif 312/KH Inf Puriadi Mardan dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Kamis, 29 Oktober 2020.
Puriadi mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu perwujudan visi dan misi Satgas Pamtas Yonif 312/KH untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang religius.
Tujuan kegiatan ini agar masyarakat perbatasan khususnya yang beragama Islam lebih memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan nilai-nilai agama Islam, serta kehidupan Nabi dalam melaksanakan cara-cara beribadah yang baik dan benar dalam menegakkan akidah.
- Mentan Amran Jawab Isu "Pesta Babi" di Merauke: Yang Kami Bangun Adalah Pesta Pangan
- Wujudkan Progran Nasional, Pemkab Jeneponto Perkuat Strategi Percepatan Penurunan Stunting Secara Terintegrasi
- Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang
- Oronamin C Gelar Roadshow "NAMI ON MISSION" di Makassar, Sasar 10.000 Anak Muda dengan Kampanye Hidup Sehat
- Tumbuh Fantastis Hingga 44 Persen, BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini
“Peringatan Maulid Nabi merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk merenungkan dan meneladani kehidupan Rasullullah SAW,” ujar Puriadi.
Dantonkom Satgas Pamtas Yonif 312/KH Letda Chb Khoirul Hudan mengungkapkan, tema peringatan kali ini adalah meneladani Sunnah Rasulullah dan meningkatkan Ukhuwah Islamiah yang memiliki makna bahwa mencintai Rasulullah sebenarnya dimulai dari meneladani akhlak atau budi pekerti, petunjuk, serta berusaha sekuat tenaga menjalankan dan mengamalkan sunah-sunah beliau dengan baik dengan niat mengharap Ridho Allah SWT.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran kami dalam kegiatan ini dapat memberi motivasi bagi masyarakat perbatasan khususnya yang beragama islam dalam meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” pungkas Khoirul.
Sementara itu Ustadz Nasihuddin dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran satgas TNI dalam peringatan Maulid Nabi kali ini.
Menurutnya, perayaan Maulid Nabi sudah rutin dilaksanakan di Masjid Al-Muhadjirin, namun baru pada tahun ini pelaksanaannya lain dari biasanya. “Hal ini dikarenakan kehadiran prajurit TNI sebagai Qori (pembaca Al quran) dalam acara ini dan memberikan nuansa tersendiri,” tutup Ustadz Nasihuddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
