Terkini.id, Jakarta – Kisah seorang kakek renta penjual martabak telur di kawasan Tembung, Medan, Sumatera Utara viral di media sosial.
Berdasarkan informasi unggahan akun Instagram @viralcyin, seperti dilihat pada Sabtu 29 Agustus 2020, kakek tersebut diketahui baru saja terserang penyakit stroke.
Namun, kondisinya itu tak membuatnya menyerah untuk mencari nafkah demi kebutuhan hidup keluarganya.
Sang kakek yang tak disebutkan namanya ini tak memiliki anak dan hanya hidup bersama istrinya.
Bahkan, istri dari kakek itu juga dikabarkan tengah dalam kondisi sakit.

- Honda Mei Vibes, Asmo Sulsel Tawarkan Gratis Angsuran hingga 5 Kali untuk Honda BeAT dan Genio
- Koperasi Merah Putih Segera Diresmikan, Wakil Bupati Sidrap Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor
- Terkait Penumpang Dugaan Narkotika, Bandara Hasanuddin Beri Penjelasan Resmi
- Kebersamaan di Dusun Bonto Te'ne: Satgas TMMD ke-128 Bangun Harapan Baru Keluarga Daeng Tompo
- Setiba dari Jakarta, Bupati Sidrap Langsung Tinjau Banjir Amparita
Namun, ia tetap semangat mendorong gerobak untuk berjualan martabak telur demi mencukupi kebutuhan hidupnya beserta sang istri.
Kisah kakek tersebut pertama kali beredar di media sosial setelah dibagikan oleh akun Facebook Novi Handayani.
Novi mengungkapkan, kakek itu biasa berdagang di kawasan Tembung, Medan, Sumatera Utara.
“Lelaki renta itu terpaksa tetap jualan martabak telur meski kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Kakek tersebut, kata Novi, baru saja terserang stroke ringan yang membuatnya terpaksa berhenti berdagang selama dua bulan.
“Istrinya juga sedang sakit dan membutuhkan biaya untuk berobat. Sedangkan mereka tidak mempunyai keturunan,” ungkap Novi.
Meski baru saja mengalami stroke, namun sang kakek nekat berjualan kembali padahal kondisi fisiknya masih lemah.
“Bahkan pas ketika saya beli dia gak sanggup berdiri untuk membalikkan telur dadarnya dan minta saya mengambil kursi yang selalu digantung digrobaknya, sedih mendengar dan melihatnya,” kata Novi.

Menurut Novi, sang kakek sudah berupaya mencari bantuan orang lain untuk melanjutkan usaha dagang martabaknya.
“Meski ditawarkan gaji, tak seorang pun yang mau membantunya. Alhasil, dia menguatkan diri kembali berdagang,” ujarnya.
Kisah kakek renta penjual martabak telur tersebut sontak menuai beragam reaksi dari netizen.
Banyak dari mereka yang merasa iba melihat kondisi kakek itu dan mendoakan semoga sang kakek dilimpahkan banyak rejeki.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
