Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, Bahar bin Smith meminta penguasa dan para pejabat agar tak alergi terhadap kritikan.
Apalagi menurutnya, gaji, rumah dinas, hingga mobil dinas, dan sebagainya berasal dari rakyat Tanah Air.
Oleh karena itu, lanjut Bahar, jikalau memang tak ingin dikritik, maka jangan menjadi penguasa dan pejabat.
“Kalau penguasa, kalau pejabat tidak mau dikritik, jangan jadi pejabat, jadi rakyat biasa,” tutur Bahar Smith, dikutip terkini.id dari Pojoksatu pada Sabtu, 18 Desember 2021.
“Kita ini rakyat, kita masyarakat. Seragam kalian dari rakyat!” sambungnya.
“Gaji mereka dari siapa? Rumah dinas mereka dari siapa? Mobil dinas mereka dari siapa? Dari rakyat!”
Bahar mengaku sering mengkritik Pemerintah dan pejabat karena ingin melihat mereka jadi baik dan benar.
Bahar juga mengaku tahu kapan harus mengkritik Pemerintah dan kapan harus menyampaikan ceramah agama kepada masyarakat.
“Saya juga gak gila kali, acara hakikah mau bahas jihad. Acara akikah mau bahas yang lain.”
Bahar bin Smith pun mengingatkan dengan tegas bahwa semakin ia dilarang berceramah, maka ia akan semakin kritis.
“Cuma itu, semakin kalian larang, makin jadi saya.”
Lebih lanjut, Bahar mengaku sedianya tidak akan datang untuk ceramah di acara akikah. Namun, panitia akikah didatangi polisi sehingga ia langsung semangat untuk datang.
“Makanya tadi saya bilang enggak mau hadir, saya lagi sakit, suara saya lagi sakit. Badan saya lagi meriang, tapi begitu dengar panitia didatangi polisi, wah,angsung sembuh saya,” pungkas Habib Bahar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
