Terkini.id, Makassar– Sebuah video yang memperlihatkan peristiwa memilukan viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang nenek renta memungut butiran beras yang berserakan di truk pengangkut beras.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @makassar.info. Dalam video unggahannya, tampak nenek yang belum diketahui identitasnya itu berdiri di belakang truk yang mengangkut persediaan beras.
Beberapa saat kemudian, si nenek melihat ada sedikit beras yang berserakan di truk tersebut. Ia pun lantas memungutnya dan menaruh di nampan yang ia bawa.
Nenek yang mengenakan pakaian berwarna merah dan jilbab putih lusu ini tak menghiraukan keberadaan sejumlah kuli bongkar muat yang sedang mengangkat karung beras itu ke atas truk.
“Buat yang sering menyianyiakan nasi silahkan disimak…,” tulis @makassar_iinfo di caption unggahannya, Kamis, 23 Januari 2020.

- Pemerintah Sulawesi Utara Percepat Pembangunan Dapur MBG
- BI Sulsel Ingatkan Kenaikan Inflasi Akibat Lonjakan Harga Beras
- Terekam CCTV, Dua Orang Pelaku Curi 20 Kg Beras di Toko Kelontong Makassar
- KKLR Sulsel Salurkan Bantuan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Luwu Utara
- Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel
Dilihat dari tayangan video, lokasi peristiwa miris tersebut terjadi di sebuah pangkalan distribusi beras.
Namun, hingga berita ini ditulis belum diketahui pasti di kota mana pangkalan itu berada.
Video itupun sontak menuai tanggapan dari netizen. Banyak diantara mereka yang merasa sedih dan prihatin melihat kondisi si nenek yang mencari makan sehari-hari dengan memungut beras.

“Ya Allah limpahkanlah rezekimu kepada ibu ini ya Allah,” ujar @andi_indra39.
“Kok sedih ya Allah. Jadi ingat sama ibu yang ditendang itu di pasar,” sambung @teuku_adiy.
“Paling gak bisa lihat beginian,” kata @ncim_mbott.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
