Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

Ismi Hehamahua
Redaksi

Tim Redaksi

terkini.id-Makassar, Tepat peringatan Hari Kebangkitan Nasional  ke 113 tahun pada  Bulan Mei 2021. Program Doktor Informasi Publik , Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik telah menyelenggarakan Ujian Terbuka untuk Promosi Doktor bagi Promovendus Azri Rasul.

Kegiatan ujian promosi Doktor dihelat Kamis, (20/05/2021) di  Gedung Fisip Unhas dengan metode daring serta luring.

Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

Bertindak sebagai ketua sidang, yakni Prof. Dr.Armin Arsyad, MSi selaku Pimpinan sidang yang juga Dekan Fakultas ilmu Sosial dan ilmu Politik, Universitas Hasanuddin,  serta hadir pula Prof Dr.H.M Thahir Taning sebagai Promotor, Prof Dr. Muh.Akmal Ibrahim ,M.Si, sebagai Ko Promotor I, Dr.Gita Susanti,M.Si. Ko Promotor II,  Dengan Tim Penguji Prof.Dr.Haidar Akib, M.Si,  sebagai Penguji Eksternal, Dr.Badu Ahmad, M.Si. Penguji internal 1, Dr.Muhammad Yunus, M.A penguji internal II serta Dr. Nurdin Nara,M.Si sebagai penguji internal III.

Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

Turut hadir  Istri dari Promovenduz Azri Rasul,  drg.Sukreni Abdullah , M.Kes Wadir  Direktur RSUD Haji ,  Direktur  Pasca Sarjana Unhas Prof Jamaluddin Jompa,  Rektor Universitas Muslim Maros Prof Ilmi Idrus, Atase Pendidikan Indonesia di Thailand,  Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku Dr.Darhamsyah , Ketua Dharma Wanita P3E SUMA KLHK  Hariyani Darhamsyah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Ir.Darmawangsa Muin, M.Si,  Andi Tenri Indah Darmawangsa Muin Wakil ketua DPRD Kabupaten Gowa , para kerabat dan rekan kerja serta  tamu undangan lainnya yang hadir secara luring dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaannya.

Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

Sementara itu , peserta daring yang hadir antara lain Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 , Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Rosa Vivien Ratnawati, S.H , M.H serta Direktur sampah KLHK , Novrizal Thahar , Majelis Wali Amanat Unhas,  Senat Akademik Unhas , para rekan, sahabat kolega dari promovenduz.

Baca Juga

Sidang ujian terbuka promosi doktor dibuka oleh ketua sidang, selanjutnya diberikan waktu kepada promotor untuk menyampaikan profil promovendus dan mengajukan pertanyaan. Selanjutnya ko-promotor, tim penilai, dan tim penguji memberikan pertanyaan seputar disertasi calon doktor yang berjudul “Model Adaptive  Colloborative Management”( ACM) dalam Pengelolaan Sampah di Kota Makassar .

Lebih lanjut, disertasi Dr. Azri Rasul mengungkapkan  tujuan penelitiannya yang menerapkan teori “Adaptive  Colloborative Management” ACM dalam 12 dimensi  pengelolaan sampah di kota Makassar.

“Serta melalui serangkaian penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta menggunakan sumber daya primer dan sekunder pada penelitian dan memakai analisis data dalam keabsahan data dengan lokasi penelitian di Kota Makassar,”jelas Dr Azri Rasul yang juga menjabat sebagai Kepala Tata Usaha P3E SUMA KLHK dan Sekertaris-5 Majelis Daerah KAHMI Kota Makassar.

Teori yang digunakan melalui konsep ACM, menajemen pengelolaan bersama yang adaptif. Menjadikan suatu konsep atau model sebagai salah satu alternatif solusi yang relevan saat diperhadapkan dengan lingkungan kebijakan yang dinamis, seperti pengelolaan sampah di kota Makassar.

Koloborasi dimensi konsep “Adaptive Colloborative Management” ACM merupakan suatu sistem pengelolaan sumberdaya berbasis Masyarakat yang fleksibel dan disesuaikan dengan tempat dan situasi tertentu serta bekerja dan didukung oleh berbagai organisasi pada skala yang berbeda.

Menurut Dr.Azri Rasul ada 12  elemen yakni; Dimensi Penting dalam Adaptive Colaborative Management , Dimensi ACM menurutnya yakni;

1. Bridging Organizations/organisasi penghubung yakni, (Organisasi / lembaga penghubung adalah perantara (bukan individu), dan perhatian dalam tema ini adalah pada peran yang dimainkan oleh badan-badan ini. Perhatian diberikan pada bagaimana mereka saling mendukunga antardimensi.

2. Conflict / konflik yakni, Konflik mencakup ketegangan yang timbul antara individu dan organisasi yang meliputi: resolusi konflik, mekanisme untuk menyelesaikankan konflik, peluang yang terkait dengan konflik.

3.Enebling Conditions /Kondisi yang memungkinkan, yakni mencakup keadaan yang sentral untuk memungkinkan)
mengembangkan dan/atau mempertahankan proses ACM. meliputi undang-undang atau kebijakan, peran pemerintah, pendanaan.

4.Incentives,/insentif yakni mencakup hal-hal yang menghambat, mempertahankan, atau menghilangkan ACM. Gagasan umum tentang insentif diidentifikasi sebagai katalis baik moneter maupun non-moneter. berfokus pada punishment dan reward yang bergantung pada pencapaian / perilaku tertentu.

5.Knowledge/pengetahuan  yakni Informasi keterampilan / keahlian, pengalaman pandangan dunia yang dibawa oleh individu dan organisasi ke ACM, yang meliputi kombinasi pengetahuan, jenis pengetahuan, bentuk dan fungsi informasi, komunikasi pengetahuan, kontrol pengetahuan, dan pengetahuan dalam kaitannya dengan dimensi-dimensi lain.

6.Leadership/ Kepemimpinan yakni Tindakan memimpin atau munculnya bimbingan (oleh individu atau organisasi) yang muncul sebagai tema kepemimpinan. Ada atau tidaknya itu biasanya dihubungkan dengan keberhasilan atau kegagalan ACM dan karakteristik terkait kunci yang dibahas.

7.Learning /pembelajaran yakni menyangkut bagaimana pengetahuan diperoleh dan digunakan dalam kaitannya dengan ACM. Perhatian juga diberikan pada pengaruh proses pembelajaran pada ACM serta interaksinya dengan dimensi dimensi lain. Pembelajaran sosial muncul dengan kekuatan yang cukup besar.
pengalaman belajar, pemantauan dan evaluasi, dan pembelajaran transformatif.

8.Networks/Jejaring yakni Jaringan meliputi koneksi (secara struktural dan fungsional) antara dan diantara entitas, mencakup fitur jaringan (lintas skala, multi-level), jenis jaringan (Formal, informal), dan hubungan dengan dimensi lain (Modal sosial, pembelajaran, pengetahuan).

9.Organizational Interactions/Interaksi orgarnisasi yakni mempertimbangkan hubungan antara dan di ant
organisasi (formal dan informal). Sifat tautan ini (horizontal dan vertikal) sejauh mana mereka melintasi skala dan level, kecocokan dengan ekosistem, dan konsekuensinya (misalnya Meningkatkan kecocokan)

10.Shared Power /Pemberdayaan Kekuatan yakni Kekuatan bersama adalah premis dasar ACM dan sering dianggap sebagai elemen struktural. Tema in sering digunakan dalam pengertian umum untuk menyampaikan kemampuan kolektif untuk memengaruhi atau mengerahkan otoritas. Sub tema meliputi: pemberdayaan, devolusi kekuasaan (desentralisasi), dan penekanan pada hak milik.

11. Shared Responsibility/Berbagi Tanggung jawab yakni Tanggung jawab bersama mengacu pada pembagian kewajiban bersama untuk pertimbangan sumber daya atau lingkungan. Memasukkan hak dan mengalihkan tanggung jawab adalah pertimbangan umum.

12. Trust / Kepercayaan 
berfokus pada hubungan antara mausia dan lembaga. Kepercayaan dianggap sebagai pengaruh utama pada keberhasilan atau kegagalan ACM. Ini diperiksa dalam studi kasus dan disorot sebagai tautan penting dalam membangun hubungan lintas-skala dan lintas-level.

 
Dan akhirnya setelah melewati ujian Doktor secara terbuka , Promovendus berhasil mempertahankan Disertasinya serta menjawab dengan baik dan lancar dari pertanyaan yang dilontarkan, sehingga berhasil lulus.

Dr. Azri Rasul, SKM, M.Si, M.H resmi menyandang gelar doktor lulusan Unhas dari Program Doktor Administrasi Publik , Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik . 

Prof. Dr.Armin Arsyad, M.Si selaku Pimpinan sidang yang juga Dekan Fakultas ilmu Sosial dan ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, menyampaikan selamat kepada Dr. Azri Rasul yang hari ini resmi menyandang gelar Doktor dari Program  Doktor Administrasi Publik , FISIP Unhas.

“Topik yang diambil merupakan topik sangat menarik dan merupakan permasalahan umum, Masalah sampah di kota Makassar masih dibutuhkan manajemen pengelolaan sampah lebih lanjut,”ungkap Prof Armin Arsyad.

“Perlunya kesadaran kolektif di masyarakat, semuanya berkoloborasi bersama pemerintah,”imbuh Dekan Fisip Unhas  ini.

“Sampah jika dikelola dengan baik maka sampah dapat menjadi sumber penghasilan ekonomi dan semoga ilmu yang telah diraih Dr Azri Rasul dapat lebih bermanfaat  untuk semua,” pungkas Prof Armin Arsyad 

Dikesempatan yang sama, melalui fasilitas daring,  Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan ucapan selamat atas prestasi capaian akademik Dr.Azri Rasul.

Disertasi “Adaptive Colloborative Management” Pengelolaan Sampah di Makassar, Azri Rasul raih Gelar Doktor

“Mengapresiasi setinggi tingginya atas pencapaian yang luar biasa untuk  Satu capaian Gelar yang tertinggi,”ucap  Rosa Vivien Ratnawati Dirjen PSLB3 KLHK. 

“Semoga  pencapaian ilmunya dapat diaplikasikan dan Indonesia punya target  Indonesia Bersih 2025 sesuai target capaian 30 persen pengurangan dan 70 persen penanganan Serta kita optimis penanganan sampah dapat teratasi melalui salah satu hasil penelitian Dr Azri Rasul  dan Kota Makassar akan lebih bersih lagi,” pungkas Dirjen PSLB3 KLHK.

Sementara itu puluhan ucapan karangan bunga  ucapan selamat atas capaian gelar Doktor kepada Dr.Azri Rasul, SKM, M.Si, M.H nampak berjejer rapi memenuhi pelataran halaman gedung FISIP Unhas siang tadi serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube FISIP Unhas melalui tautan link 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.