Terkini.id, Jakarta – Kepala Kepresidenan, Moeldoko mendukung adanya peta arah industri gim nasional, melalui Peraturan Presiden (Perpres) atau juga Instruksi Presiden (Inpres).
Hal tersebut menurutnya sejalan dengan, sub sektor ekonomi kreatif, juga industri gim memiliki potensi sangat besar dan sedang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Bahkan untuk industri gim nasional, telah sempat dibahas dalam rapat terbatas di Istana Negara.
“Maka perlu adanya peta jalan industri gim nasional melalui Perpres atau setidaknya dalam bentuk Inpres,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menghadiri Ratas Industri Gim Nasional, yang dikutip dari Merdeka.com pada hari Selasa, 4 Januari 2022.
Moeldoko juga menjelaskan, bahwa perhatian Pemerintah terhadap gim nasional itu memiliki alasan tersendiri, yaitu salah satunya karena Indonesia harus memastikan untuk tidak hanya berperan sebagai pasar, namun juga harus bisa menjadi pemain di ranah industri gim lokal.
Terlebih saat masa pandemi covid-19, industri gim menunjukan tren kenaikan positif, disaat tren di berbagai sektor tengah menurun.
Moeldoko juga mengatakan bahwa Pemerintah ikut berperan penting, dalam beredarnya konten-konten positif gim ditengah masyarakat.
Tentunya salah satunya dengan memastikan kualitas dan isi konten yang tidak berbenturan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Moeldoko juga mengakui bahwa selama ini belum ada payung hukum, yang melindungi industri gim lokal di Indonesia, sehingga permainan yang beredar di masyarakat masih belum terseleksi dengan baik.
“Untuk itu perlu penguatan berupa payung hukum serta kelembagaan terkait Indonesia Game Rating System (IGRS),” imbuhnya.
Moeldoko juga menyaksikan bahwa industri gim adalah lahan yang memiliki peluang besar dan banjir akan karya dan padat modal, hal itu disaksikan saat Moeldoko melakukan kunjungan ke salah satu developer gim di Bandung.
Menurutnya, sektor tersebut membuka peluang lapangan pekerjaan bagi programmer, desainer permainan, desain grafis, ahli suara dan efek khusus, juga di bidang lainya.
Maka dari itu, Moeldoko menekankan akan pentingnya pengembangan SDM untuk talenta industri gim. Ia juga berpesan kepada Kemdikbudristek untuk menyusun kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri tersebut untuk SMK, Politeknik, dan Vokasi Terkait, mulai dari program magang, hingga guru tamu yang didatangkan dari industri langsung.
“Pengembangan SDM juga dapat diintegrasikan dengan grand design Manajemen Talenta Nasional, yang sedang dikembangkan oleh pemerintah untuk dapat menciptakan talenta gim, sesuai dengan target yang diharapkan serta menarik talenta diaspora kita kembali ke tanah air,” jelasnya lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
