Dua Pelajar di Jeneponto Duel Ditengah Jalan, ini Respon Pj Bupati dan Kapolres

Dua Pelajar di Jeneponto Duel Ditengah Jalan, ini Respon Pj Bupati dan Kapolres

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto — Warga Kabupaten Jeneponto dikejutkan oleh aksi duel dua pelajar SMA yang viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di salah satu jalan porosu di Jeneponto, Sulawesi Selatan, dan mengundang perhatian banyak pihak, termasuk pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Video yang beredar menunjukkan dua pelajar terlibat perkelahian fisik di tengah jalan, disaksikan oleh beberapa teman mereka yang berseragam sekolah menengah atas.

Dalam video tersebut, tampak kedua pelajar saling pukul dan tendang, tanpa ada yang mencoba melerai. Insiden ini menjadi viral setelah salah satu saksi mata mengunggah rekaman tersebut ke media sosial yang memicu reaksi beragam dari netizen.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan perlindungan anak-anak dari potensi kejahatan yang diciderai dengan adanya vidio viral di sosial media terkait perkelahian sesama pelajar yang diduga peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Bungung Lompoa, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

Dua Pelajar di Jeneponto Duel Ditengah Jalan, ini Respon Pj Bupati dan Kapolres

Dua orang oknum pelajaran yang terlibat dalam peristiwa itu merupakan siswa salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Kelara.

Baca Juga

Untuk merespon dan menindaklanjuti peristiwa tersebut, Pj. Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri bersama Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan, berkunjung ke sekolah oknum siswa yang terlibat perkelahian dan mengunjungi salah satu korban perkelahian tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Pj Bupati dan Kapolres Jeneponto didampingi oleh Kasat Binmas, AKP Muh. Nasir, Kasat Intel Iptu Jamaluddin, Kasubbag Binkar AKP Sukardi, dan Kapolsek Kelara Iptu Sudirman M.

Dua Pelajar di Jeneponto Duel Ditengah Jalan, ini Respon Pj Bupati dan Kapolres

Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri, mengatakan akan melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami akan menginstruksikan untuk memperketat pengawasan dan memberikan bimbingan lebih kepada para siswa mengenai pentingnya menyelesaikan konflik tanpa kekerasan,” katanya.

Junaedi Bakri berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam mendidik generasi muda untuk lebih bijak dalam menghadapi konflik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.