Masuk

Monitor Debat Publik Pilwakot Makassar, AMSI Sulsel Akan Lakukan Cek Fakta

Komentar

Terkini.id, Makassar — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan bersama Google News Initiative (GNI) akan melakukan verifikasi atau Cek Fakta pelaksanaan debat publik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Makassar atau Pilwalkot Tahun 2020 di Jakarta Sabtu, 7 November 2020.

Sekertaris Jenderal AMSI Wahyu Dhyatmika mengatakan program Cek Fakta ini akan melibatkan seluruh perwakilan AMSI yang tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia. “Sudah ada 14 wilayah yang telah menyatakan kesiapannya menggelar Cek Fakta debat publik Pilkada di sejumlah daerah termasuk Pilwalkot Makassar yang diusulkan AMSI Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Wahyu yang juga Pemred Majalah Tempo ini mengaku program cek fakta ini adalah lanjutan program cek fakta yang telah dilaksanakan serentak pengurus wilayah AMSI pada saat pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu. 

Baca Juga: NasDem Siapkan Rudianto Lallo di Pilkada Makassar

“Saat ini AMSI daerah telah kami bekali pelatihan Cek Fakta agar media-media lokal bisa mengawal pernyataan-pernyataan yang akan di sampaikan para pasangan calon pemimpin daerah mereka ke publik,” kata pria yang akrab disapa Bli Komang ini.

Sementara itu, Ketua AMSI Sulawesi Selatan Herwin Bahar menjelaskan ada 10 media lokal yang telah menyatakan kesiapannya untuk mengawal pelaksanaan debat publik Pilkada Makassar. 

“Perusahaan media yang ikut berpartisipasi itu rata-rata member AMSI Sulsel diantaranya rakyatku.com, lintasterkini.com, kabarmakassar.com, terkini.id, makassartoday.com, kabar.news, pijarnews.com, selayarnews.com dan dua media siber baru galigo.id dan katakerja.id,” kata dia.

Baca Juga: Nasabah Rawan Tertipu Serangan Siber, BNI Perkuat Literasi dan Perlindungan Data

Herwin menjelaskan untuk melakukan verifikasi pernyataan empat pasangan calon pasangan Pilwalkot Makassar yang akan melaksanakan debat publik itu. 

AMSI Sulsel akan melibatkan kalangan akademisi dan perwakilan lembaga riset agar bisa membantu tim Cek Fakta melakukan verifikasi pernyataan para politikus itu selama debat kandidat Pilwalkot Makassar itu berlangsung.

“Tim pemeriksa fakta nantinya akan mengambil sumber data atau informasi yang relevan untuk memverifikasi klaim politikus. Kami juga akan memastikan narasumber yang akan melakukan klarifikasi klaim memiliki kredibilitas dan kompetensi yang jelas,” ucap Hendra yang juga Sekertaris AMSI Sulsel ini.

Hal sama juga disampaikan Koordinator Cek Fakta AMSI Sulsel, Hendra Arthur yang menjelaskan alur kerja tim Cek Fakta, dengan menyiapkan Tim Gatekeeper yang bertugas mengupload artikel ke CekFakta.com setelah lolos verifikasi dari Tim Pemeriksa Fakta. 

Baca Juga: Kapolda Sulsel Dukung Upaya AMSI Soal Program Lawan Hoaks dan Cek Fakta

“Tim pemeriksa fakta inilah yang akan mencari dasar klaim dan sumber lain untuk melakukan verifikasi, setelah mendapat feed dari tim seleksi klaim,” kata Hendra yang juga Sekertaris AMSI Sulsel ini.

Setelah gatekeeper memberikan rekomendasi lanjutnya, Tim editor akan melaksanakan tugasnya memeriksa artikel yang sudah selesai sebelum diupload ke pusat informasi factchecking yakni cekfakta.com. 

“Setelah alur kerja itu dilaksanakan. Maka tim produksi media akan mempublikasikan hasil verifikasi itu melalui artikel di portal berita atau media sosial mereka masing-masing,” ungkapnya 

Adanya proses atau alur kerja verifikasi fakta yang dilakukan serentak oleh sejumlah newsroom media lokal maupun nasional ini, dia berharap masyarakat akan mengetahui klaim atau pernyataan yang disampaikan calon pasangan Pilwalkot Makassar terhindar dari tudingan hoaks maupun informasi yang menyesatkan lainnya. (*)