Terkini.id, Makassar – Balapan MotoGP Italia dilaksanakan pada Minggu 30 Mei 2021 di Sirkuit Mugello.
Ada kejadian lucu sebelum balapan dimulai, Enea Bastianini mengalami crash atau jatuh ketika pembalap mengakhiri warm up lap dan sedang menempatkan dirinya di grid.
Dikutip dari laman Gridoto.com ternyata Bastianini menabrak Johann Zarco yang melakukan pengereman mendadak.
Meskipun Bastianini sempat melakukan pengereman untuk menghindari Zarco, namun ia tidak bisa menghindari tabrakan.
Pada saat start, pembalap dari Yamaha yaitu Fabio Quartararo berhasil melakukan start dengan bagus dan langsung meleset menuju tikungan satu.
- Klasmen Sementara MotoGP 2022 Usai GP Jepang: Quartarao Masih Jadi Pemuncak
- Hasil Kualifikasi MotoGP Austria Tempatkan Tiga Rider Ducati di Grid Terdepan
- Pak Ganjar di Gelaran MotoGP Mandalika Sebut Hujannya Berhenti Gara-gara Pawang Hujan, Anies Baswedan Kagum
- Mustofa Nahra 'Nyinyirin' Aspal Mandalika yang Bermasalah: Harusnya Diperbaiki Dulu Jangan Mengecewakan Tamu Asing
- Penutup Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Pol Esparago Jadi yang Tercepat
Mungkin ini dikarenakan holeshot device baru yang digunakan Yamaha.
Cara kerja holeshot device adalah pembalap hanya menekan tombol, maka suspensi motor akan turun dan ini sudah digunakan ducati sejak 2018.
Tak hanya Yamaha, pembalap Ducati, Francesco Bagnaini juga menggunakan haleshot device untuk melancarkan startnya, dan hasilnya ia berhasil memanfaatkan slip stream dan merebut pimpinan balapan.
Pada lap kedua, Marc Marquez mengalami crash atau jatuh setelah bersenggolan dengan Brad Binder namun Marquez tidak mengalami cedera.
Motor Marquez yang terjatuh menutup jalan Morbidelli yang ada dibelakangnya, sehingga Morbidelli harus kehilangan banyak posisi.
Tak lama kemudian, pemimpin balapan Francesso Bagnaia juga mengalami crash, sangat disayangkan bagi tim Ducati karena Bagnaia cukup konsisten dalam balapan.
Karena insiden ini sehingga balapan dipimpin oleh Quartararo yang diikuti oleh Johann Zarco dari Pramac.
Meskipun Zarco sempat merebut posisi pertama dari Quartararo, tetapi Quartararo tidak tinggal diam.
Ia kembali merebut posisinya dengan memanfaatkan keunggulan motornya ditikungan, dan setelah itu ia berhasil membuat jarak dengan Zarco hingga mencapai 1detik pada lap-8.
Johann Zarco yang berada diposisi kedua juga berhasil dibuntuti oleh pembalap dari KTM Miguel Oliviera.
Dan pada kelompok dibelakangnya ada Jack Miller, Joan Mir, dan Alex Rins yang berebut posisi keempat.
Pada lap-8 kedua Suzuki berhasil menyalip Jack Miller, setelah itu duo Suzuki saling berebut posisi dari pembalap didepannya yaitu Johann Zarco dan Oliviera.
Dan pada lap ke-16 Oliviera berhasil merebut posisi kedua dari Zarco yang semakin melambat di akhir-akhir balapan.
Lap selanjutnya Mir berhasil melewati Zarco untuk merebut posisi ketiga disusul oleh Alex Rins pada lap-18.
Namun sayangnya Alex Rins harus kehilangan kesempatan finish dikarenakan terjatuh.
Hingga balapan berakhir, Fabio Quartararo atau El Diablo tak terkejar dan berhasil keluar menjadi juara.
Meskipun sempat mencoba menekan, namun Mir harus puas dengan posisi ketiga karena Oliviera sulit dikejar.
Sedangkan The Doctor berhasil naik 9 posisi yang awalnya ia start pada posisi 19 dan mengakhiri balapan diposisi 10. Dikutip dari laman Gridoto.com.
Hasil yang sangat luar biasa bagi Valentino Rossi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
