Terkini.id, Jakarta – Ustadz Muhammad Assaewad melontarkan sindiran terhadap para pembenci pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad atau UAS dan mantan Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab.
Menurut Muhammad Assaewad, para pembenci UAS dan HRS itu kerap menyerang semua akun dakwah yang menyiarkan soal agama.
“Semua akun dakwah yang syiar agama, pasti diserang/dibully mereka,” cuit Ustadz Muhammad Assaewad lewat Twitter pribadinya, seperti dilihat pada Sabtu 2 Juli 2022.
Setelah dicek, kata Assaewad, pihak-pihak yang menyerang semua akun dakwah itu ternyata merupakan pembenci Ustadz Abdul Somad maupun Rizieq Shihab.
Assaewad pun meyakini bahwa publik pastinya juga tahu siapa pihak-pihak pembenci HRS dan UAS yang ia maksud itu.
- UAS Ungkap Amalan Terhindar dari Pelet: Dibaca Pagi dan Malam Sebelum Tidur
- Ustadz Abdul Somad Sebut Kasus Pembunuhan Brigadir J Sukses Dibongkar Karena Doa Ibu Brigadir J!
- Pendakwah UAS: Mungkin karena Rizieq Shihab, Azab Allah Belum Turun
- Singgung Riba, Pendakwah UAS: Haram Terima Beasiswa dari Bank Konvensional
- Walau Sempat Ditolak, Tabligh Akbar UAS di Purworejo Ramai Membeludak
“Setelah akunnya dicek, ternyata mereka pembenci HRS, UAS dan para habaib/ulama. Jadi kita tau-kan siapa sebenarnya mereka?,” tuturnya.

Lewat kolom komentar di postingannya itu, Muhammad Assaewad juga membeberkan informasi bahwa satu orang pembenci UAS itu memiliki 10 akun atau lebih.
“Infonya, minimal 1 org , pny 10 akun/lebih…,” bebernya.
Sontak unggahan Ustadz Muhammad Assaewad itu menuai banyak komentar warganet. Salah satu netizen menilai para pembenci UAS itu telah mengorbankan akidah dan akhlak mereka.
“Hanya krna mngkritik dn tdk pro pemrnth,,dianggap olh mrka musuh lalu mngorbankan akidah dn ahlak hnya demi duniawi. miriss y tadz.? Tetep semangat tadz… barokallohu,” kata netizen Kampung3810635.
Sementara netizen lainnya, Mzwidodo menyebut para pembenci ulama seperti UAS dan HRS yang dimaksud oleh Muhammad Assaewad itu berpaham komunis dan liberal.
“Hanya yang berfaham komunis dan liberalis yg benci ulama,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
