Terkini.id, Serang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten memberitahukan kepada masyarakat sekitar untuk waspada terhadap adanya penyebaran hepatitis ‘misterius’ yang kebanyakan menyerang anak – anak.
Dikutip dari detik.com, Dinas Kesehatan Provinsi Banten telah menghimbau masyarakat tentang hal tersebut meskipun sampai saat ini masih belum ada laporan anak atau pasien yang terjangkit penyakit ‘misterius’ tersebut di wilayah Banten.
“Dinkes meminta waspada, meskipun untuk di Banten sendiri belum ditemukan kasus tersebut,” kata Kadinkes Ati Pramudji Hastuti, Rabu 4 Mei 2022.
World Health Organization telah menyatakan bahwa Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus penyakit ‘misterius’ ini.
Di Indonesia sendiri telah dilaporkan ada 3 kasus yang meninggal dunia diduga karena hepatitis ‘misterius’.
- Sunway Medical Centre Edukasi Warga Makassar soal Kesehatan Saluran Cerna dan Hati
- Dokter Tifa: Hepatitis Misterius Itu Tidak Misterius Sebab Sudah Diketahui Sejak 2021
- Kasus Hepatitis Akut Misterius Semakin Marak, KPAI : PTM Jangan 100 Persen
- Ancaman Penularan Hepatitis Akut, Epidemiolog : Mekanisme Pembelajaran Hybrid Offline dan Online Dimungkinkan
- Diduga Terjangkit Hepatitis 'Misterius', 2 Anak di Sumatera Utara Dirawat
Warga sekitar dari berbagai daerah di Provinsi Banten telah dihimbau untuk tetap waspada. Pencegahan yang bisa dilakukan bisa dimulai dengan sering mencuci tangan, makan makanan yang bersih dan masak dengan matang.
“Juga tidak bergantian alat makan, hindari kontak dengan orang sakit dan tetap menggunakan prokes,” jelasnya.
Berikut adalah gejala – gejala nya seperti kuning, sakit perut, muntah – muntah, diare secara tiba – tiba, atau buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang – kejang dan penurunan kesadaran adalah gejala yang patut untuk di waspadai.
Warga sekitar diminta untuk segera memeriksakan anak secepatnya jika menemukan gejala seperti yang telah dijelaskan.
“Jika anak memiliki gejala agar segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Gejala yang disebutkan dari pasien adalah mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
