Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar mengatakan bahwa ummat Islam seharusnya tidak usah terlalu reaktif alias lebay menanggapi pernyataan Pendeta Saifudin Ibrahim.
Ia menyarankan agar bisa mencontoh umat Kristiani yang meskipun diejek mereka tetap tersenyum.
Hal itu Denny ungkapkan melalui video yang diunggah pada YouTube Cokro Tv kemudian dikutip pada Sabtu 26 Desember 2022.
Awalnya, Denny menegaskan bahwa Pendeta Saifudin jelas merupakan pihak dengan pemikiran yang sempit. Denny menjelaskan, pemikiran sempit itu tidak lain disebabkan karena latar belakang Saifudin yang merupakan bagian dari NII (Negara Islam Indonesia).
“Saifudin Ibrahim ini adalah petinggi di organisasi NII. NII ini adalah kelompok lama yang di masa kemerdekaan dibentuk oleh Kartosuwiryo yang bertujuan untuk mendirikan Negara Islam di Indonesia,” ujar Denny menjelaskan.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Kartosuwiryo, kata Denny, memelintir ayat-ayat di dalam kitab suci sebagai pondasi dia untuk mendirikan negara Islam” lanjut Denny.
Karena latar belakang itu, menjadi jelas bahwa pandangan Saifudin merupakan kacamata dari NII dalam menjalankan agama.
“Saifudin sejak dia beragama Islam dan masuk di organisasi NII, itu sudah rosak otaknya dan sudah salah memahami ayat,” tutur Denny.
Karena itu, Denny menyarankan agar umat Islam tidak perlu memberi reaksi yang berlebihan terhadap Pendeta Saifudin, sebab reaksi marah itu yang dibutuhkan oleh Saifudin.
“Dia bersembunyi di balik baju agama Kristen dan gelar pendetanya untuk membenturkan umat Islam dan umat Kristen,” kata Denny.
Saifudin, menurut Denny, sengaja ingin membenturkan agama Islam dan agama Kristen agar ketika perang terjadi, dia bisa merealisasikan ideologinya untuk menderikan Negara Islam Indonesia (NII).
“Contohlah umat Kristen, mau diejek apapun juga mereka tetap senyum aja. Sesuatu yang suci tidak mungkin terhina karena dihina oleh orang yang hina,” tutur Denny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
