Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardya mempertanyakan pihak-pihak yang sering mengangkat isu Taliban di Indonesia.
Mustofa Nahrawardaya menyindir mengapa ada pihak yang giat menyeret isu Taliban ke Indonesia, padahal Taliban berada jauh di luar sana.
Ia menyinggung beberapa hal atau tokoh yang menurutnya berupaya dilekatkan dengan stigma Taliban.
Mustofa menilai ahwa upaya Talibanisasi kepada film “Nussa” serta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah gagal.
“Saya rasa upaya Talibanisasi Indonesia juga bakal gagal total,” katanya melalui Twitter @ToffaTofa_id pada Selasa, 26 Oktober 2021.
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
“Taliban, jauh dari negeri ini. Kenapa pada rajin nyeret isunya ke tanah air?” tambahnya.
Bersama pernyataannya, Mustofa membagikan tautan berita soal film Nussa yang berhasil mendapatkan lebih dari 100 ribu penonton pada Minggu, 24 Oktober 2021.
Dilansir dari CNN Indonesia, kabar penjualan ini diumumkan setelah menambah layar di bioskop-bioskop Pulau Jawa pada Kamis.
“Terima kasih banyak kepada 100.000 lebih sahabat yang sudah nonton film Nussa,” tulis akun Instagram @visinemaid.
Angka tersebut menjadi capaian yang terbilang baik sebab kapasitas penonton dibatasi demi menerapkan protokol kesehatan yang sangat berpengaruh pada jumlah penonton.
Adapun sebelumnya, film animasi Nussa kerap kali dianggap mempromosikan Taliban. Beberapa pihak yang berpendapat demikian, yakni Denny Siregar dan Eko Kuntadhi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
