Masuk

NasDem Dituding Bohongi Rakyat, Irma: Biasalah Pak Fahri Kalau Berikan Analisa dan Argumentasi Selalu Gunakan Kaca Mata Pribadi

Komentar

Terkini.id, JakartaKetua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago memberikan tanggapan terkait pernyataan Fahri Hamzah yang menuding Partai NasDem telah membohongi rakyat.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menuding Partai NasDem telah membohongi rakyat terkait pengumuman bakal capres yang diusung pada Pemilu 2024.

“Ah ini basa basi. Nanti lain. Sudah lah ini cuma bohongi rakyat aja,” kata Fahri dalam diskusi Total Politik di Jakarta Selatan, Sabtu 30 Juli 2022.

Baca Juga: Rocky Gerung Yakin Anies Baswedan Populer Bukan Karena NasDem

Melansir detiknews pada Minggu 31 Juli 2022, Irma menilai bahwa Fahri selalu menggunakan kaca mata pribadi ketika memberikan analisis dan argumentasi.

“Biasalah Pak Fahri kalau memberikan analisa dan argumentasi selalu menggunakan kaca mata pribadi,” kata Irma kepada wartawan, Minggu 31 Juli 2022.

Menurut Irma, Fahri tidak paham mengenai proses internal NasDem untuk memperoleh nama-nama bakal capres yang akan diusung. Dia menekankan bahwa Fahri bukanlah kader NasDem.

Baca Juga: Soal ‘Bandar Belum Deal’ Fahri Hamzah Dapat Serangan Balik

“Fahri bukan kader NasDem, beliau tentu tidak mengerti bagaimana NasDem sampai mendapatkan kemudian menyampaikan 3 nama tersebut di saat rakernas. NasDem bukan partai kaleng kaleng yang bisa berbohong atau membohongi rakyat. Lah memang ketiga nama itu yang muncul dari dukungan DPW-DPW partai kami se-Indonesia. Soal nanti mengerucutnya ke mana dan pada siapa tentu kami punya mekanisme sendiri,” ujar Irma.

Irma mengatakan agar Fahri tak perlu ikut campur dengan mekanisme partai orang lain. Dia menyarankan sebaiknya Fahri menyampaikan argumentasi konstruktif.

“Jadi tidak perlulah Pak Fahri ikut campur dengan mekanisme partai orang lain. Lebih baik beliau sampaikan argumentasi konstruktif, misalnya dari ketiga kandidat tersebut siapa yg mungkin bisa didukung,” kata anggota Komisi IX DPR itu.

Irma menentang tudingan Fahri dan juga mengungkit kursi NasDem di parlemen.

Baca Juga: Buntut Usulan Gibran Jadi Cawapres Anies, Nasdem Sindir Demokrat Kebakaran Jenggot

“Sebagai politisi senior, harusnya Pak Fahri paham, NasDem dalam perjalanan politiknya tidak pernah berbohong, apalagi membohongi rakyat, itu yang membuat Partai NasDem di periode kedua ini mampu mendapatkan kursi yang significant di DPR,” katanya.

Lebih lanjut, Irma mengajak Partai Gelora berguru kepada NasDem.

“Ayo, Gelora berguru dengan NasDem dan jadikan NasDem role model partai dengan pikiran-pikiran out of the box. Siapa tahu nanti Gelora bisa mengikuti jejak partai kami,” tandasnya.