Masuk

Soal Hacker Bjorka, Nasdem: Ngapain Kita Tanggapi

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) memberikan tanggapannya terkait serangan yang dilakukan oleh Hacker Bjorka terhadap kadernya yang menjadi pemimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate.

Ahmad Ali selaku Wakil Ketua Umum Nasdem menganggap sosok Hacker Bjorka belum jelas identitasnya sehingga pihaknya tidak akan membalas sang hacker tersebut.

“Bjorka itu kan apakah itu orang atau siapa kita tidak tahu, jadi ngapain kita menanggapi itu?” tanya Ahmad Ali, dikutip terkini.id dari suara.com, Jumat 16 September 2022.

Baca Juga: Hacker Bjorka Kembali, Data Pribadi Masyarakat Dari MyPertamina Dijual

Lebih lanjut, mengenai soal isu reshuffle kabinet yang gencar diberitakan akibat dampak kebocoran data yang dilakukan Hacker Bjorka ini, Nasdem akan menyerahkan hal itu kepada Presiden Jokowi.

Sebab menurutnya kewenangan tentang pergantian menteri berada ditangan Presiden Jokowi.

“Reshuffle atau tidak itu hanya bapak presiden dengan Tuhan, karena memang itu adalah hak beliau. Kami tahu Pak Jokowi itu bukan pemimpin yang mudah dipengaruhi,” kata Ahmad Ahli.

Baca Juga: Usung Anies Baswedan Capres 2024, Nasdem Dinilai Akan Meningkat di Pemilu 2024

Sebagai informasi, Hacker Bjorka kembali mengirimkan pesan balasan untuk Indonesia terkait ucapan pemerintah yang mengaku telah mengetahui lokasi keberadaan hacker yang saat ini terus menjadi perhatian publik ini.

Dalam pesannya ini, Hacker Bjorka mengumumkan bahwa Johnny G Plate selaku Menkominfo akan segera digantikan.

“I received information from a friend who works at the palace that mr president will soon replace the minister of communications and information technology, johnny g plate,” tutur Hacker Bjorka dalam bahasa Inggris.

“Saya menerima informasi dari seorang teman yang bekerja di istana bahwa Presiden akan segera mengganti Menkominfo Johnny G. Plate,” terjemahan ucapan Hacker Bjorka.

Baca Juga: NasDem Kritik Keras Ade Armando: Mulut Busuk, Hati dan Otaknya Busuk

Hacker Bjorka berpendapat bahwa sudah seharusnya Kominfo dipimpin oleh orang yang merupakan ahli teknologi bukan dari anggota sebuah partai politik.

“Excellent, mr president. Make sure the replacement is a tech-savvy person, not an idiot from the party, politician, or armed forces, because all of that will be for nothing,” ucap Hacker Bjorka dalam bahasa Inggris.

“Bagus, Pak Presiden. Pastikan penggantinya adalah orang yang mengerti teknologi, dan bukan dari partai, politisi, atau tentara, karena semuanya akan jadi tidak berarti,” terjemahan ucapan Hacker Bjorka.

Diketahui dampak dari kebocoran data yang terjadi secara terus-menerus membuat masyarakat Indonesia mempertanyakan kapasitas Johnny G Plate sebagai Menkominfo.

Oleh karena itu, warga negara Indonesia malah mendukung Hacker Bjorka untuk terus mengekspos para pejabat tinggi pemerintah.

Dukungan yang diperoleh Hacker Bjorka dari masyarakat bumi pertiwi ini adalah bentuk kemarahan publik karena kasus kebocoran data ini tidak direspon oleh pemerintah yang berwenang, dalam hal ini Kominfo.