Di Natal Ikwamal, Danny dan Wali Kota Ambon Saling Lempar Pujian

Wali Kota Makassar menghadiri Natal Ikwamal

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saling lempar pujian kesuksesan memimpin pemerintahan.

Hal ini terlihat saat keduanya hadir pada perayaan natal bersama warga kristus Maluku domisili Makassar di Balai Prajurit M Yusuf, Jumat 11 Januari 2019 malam.

Di tengah ratusan orang yang tergabung dalam Ikatan Warga Maluku (Ikwamal) Wali Kota Ambon Richard yang menyampaikan sambutan lebih dulu langsung memuji Danny.

“Saya harus berterima kasih ke bapak Wali Kota Makassar. Salah satu faktor pembangunan di kota Ambon berkembang, karena rakyat dan pemerintah belajar kesuksesan Danny memimpin Makassar,” ucapnya.

Beberapa waktu sebelumnya, Richard memang pernah memboyong hampir seluruh SKPD Pemkot Ambon belajar ke kota Makassar.

Sementara itu, Danny Pomanto pun memberi pujian yang sama. Menurutnya, tidak benar jika Ambon belajar ke Makassar. Namun kedua kota memiliki ikatan dan persamaan yang begitu kuat. Sehingga keduanya saling belajar kelebihan masing-masing daerah satu sama lain.

Ambon bagi Danny, begitu berbeda dari apa yang pernah di saksikannya 10 tahun lalu. Artinya kata dia, perkembangan begitu pesat terjadi dan tentunya hal itu juga bisa menjadi inspirasi untuk OPD di Makassar.

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saling lempar pujian kesuksesan memimpin pemerintahan.

“Saat saya jamu Pak Wali Kota Ambon, bersama hampir semua OPD Ambon di rumah, saya lihat semua begitu pintar menyanyi. OPD kota Makassar harus belajar menyanyi di OPD Ambon. Pak Wali juga punya inovasi menjadikan Ambon sebagai Music City, saya kira itu ide yang akan membawa Ambon mendunia” katanya.

Tak lupa Danny menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada warga Ambon di Makassar yang telah menjadi bagian kesuksesan pemerintah membangun kota ini

Terakhir, ia berpesan di tahun ini, memasuki tahun politik, apa pun pilihan pada pemilu nanti diharapkan tetap satu. “Dalam satu bangsa yang paling mahal adalah persatuan. Makassar rumah besar semua etnik. Terima kasih pemerintah Ambon telah mengirim atraksi bambu gila pada F8 lalu,” tutupnya.

Berita Terkait