Salahkan KBRI Swiss Soal Kematian Eril, Netizen: Pemandu Wisata Sampah

Salahkan KBRI Swiss Soal Kematian Eril, Netizen: Pemandu Wisata Sampah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang netizen di media sosial menyalahkan pihak Kedutaan Besar RI atau KBRI di Swiss atas kematian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril yang tenggelam di Sungai Aare.

Adapun postingan netizen salahkan KBRI Swiss soal kematian Eril itu viral usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, seperti dilihat pada Sabtu 4 Juni 2022.

Dalam narasi cuitannya, warganet itu mengkritik postingan netizen yang menyalahkan KBRI Swiss tersebut.

“Mulut kau kek peler. Otak sampah,” cuit warganet Tukangrosok_.

Salahkan KBRI Swiss Soal Kematian Eril, Netizen: Pemandu Wisata Sampah

Dilihat dari isi postingan netizen pengguna akun ddggmmbbkk itu, tampak ia melontarkan umpatan tak senonoh terhadap KBRI Swiss.

Baca Juga

Pasalnya, menurut si netizen, KBRI Swiss memberi pendampingan pemandu wisata yang kualitasnya buruk kepada Eril saat anak Ridwan Kamil itu berlibur di Swiss.

“KBRI Swiss KONT**!!! Kualitas Tour Leader Sampah dan Amatir dikasih buat dampingin jadi guide. Puas lo yah udah ada korban jiwa,” ujar netizen ddggmmbbkk.

Sebelumnya, ia menyampaikan duka atas meninggalnya Eril yang dinyatakan tenggelam di Sungai Aare Swiss.

Menurutnya, putra Ridwan Kamil itu menjadi korban gegara KBRI Swiss memberinya pemandu wisata kualitas sampah yang tak punya lisensi.

“Selamat Jalan Eril. Lo jadi korban gegara KBRI Swiss kek KONTOL kasih Tour Guide SAMPAH!!! Gak punya lisensi jadi guide,” tuturnya.

Ia pun menilai, jika pemandu wisata KBRI Swiss itu kualitasnya bagus maka pastinya yang bersangkutan akan melarang Eril berenang di Sungai Aare pada pagi hari lantaran suhu air sangat dingin sehingga kematian putra Ridwan Kamil itu bisa dicegah.

“Kalo punya otak tour guidd pasti jam 9 pagi melarang berenang di sungai Swiss yang dingin banget,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.