Ustadz Assaewad Kena Sentil Netizen Akibat Buat Cerita Ojol: Ngaku Ustadz, Tapi Bikin Tweet Bohong

Terkini.id, Jakarta- Ustadz Muhammad Assaewad baru-baru ini menjadi sorotan netizen perihal cuitannya di akun Twitter pribadinya. 

Netizen menyebut Ustadz Muhammad Assaewad telah membuat cuitan dengan cerita ojol dengan melampirkan sebuah foto dompet. 

Seorang netizen bernama akun @Gladilagiswoy turut mengomentari Ustadz Muhammad Assaewad melalui akun Twitternya yang diunggah pada Minggu 3 Juli 2022. 

Baca Juga: Sindir Fahrial Zein dan M Assaewad, Chusnul: Kalian Bikin Malu...

Netizen tersebut menyebut Ustadz Muhammad Assaewad mengaku sebagai ustadz dan akun Twitternya merupakan akun dakwah. 

Namun, netizen tersebut menambahkan dengan menyebut Ustadz Muhammad Assaewad telah membuat cuitan bohong. 

Baca Juga: Ustadz Assaewad Sebut Anies Baswedan Lebih Mudah Atasi Banjir Jakarta...

“Ngaku ustadz, ngaku akun dakwah, tapi bikin tweet bohong,” tulis akun @Gladislagiwoy. 

Adapun tweet bohong yang dimaksud netizen tersebut adalah tweet cerita Ustadz Assaewad tentang ojol. 

Menurut netizen tersebut, cerita ojol mengenai dompet merupakan cerita fiktif atau rekaan. 

Baca Juga: Ustadz Assaewad Sebut Anies Baswedan Lebih Mudah Atasi Banjir Jakarta...

Adapun gambar dompet yang dilampirkan Ustadz Assaewad dalam cuitannya disebut diambil dari sebuah gambar di salah satu marketplace terkenal. 

“Cerita ojol tentang dompet ternyata fiktif, dompetnya nyomot di Bukalapak,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, netizen tersebut mengaku diblokir akun Twitternya oleh Ustadz Assaewad. 

Menurutnya, akun Twitter miliknya diblokir Ustadz Assaewad karena ketahuan berbohong. 

“Udah ketahuan bohong, eh gue diblokir,” ujarnya. 

“Memalukan,” pungkasnya.

(Twitter/Gladislagiwoy)

Sementara itu, Ustadz Muhammad Assaewad daam akun Twitternya bercerita mengenai seorang berprofesi ojol. 

Ustadz Assaewad bercerita, “seorang teman ojol yang dari siang belum dapat penumpang, menitipkan dompet untuk diantar ke pemiliknya berisi uang cash 4 juta”.

Dalam tulisannya, Ustadz Assaewad bertanya kepada sopir ojol. 

“Kenapa uangnya gak diambil?” tanya Ustadz. 

“Gak, saya gak mau makan uang orang,” jawab sopir ojol dalam tulisan Ustadz. 

Lantas Ustadz Assaewad menanyakan lagi kepada sopir ojol. 

“Kenapa gak diantar langsung?” tanya Ustadz. 

“Gak, saya khawatir dia kasih upah,” jawab sopir ojol. 

Dari cerita tersebut, Ustadz Assaewad lantas mengingatkan untuk tidak menilai iman seseorang hanya dari pakaian. 

“Jangan menilai iman seseorang dari pakaian!” pungkasnya.

Gambar tangkapan layar cuitan Ustadz Assaewad dan dompet dari Bukalapak. (Twitter/Gladislagiwoy)
Bagikan