Terkini.id, Jakarta – Chairul Tanjung (CT) selaku Chairman CT Corp menyebutkan terdapat pengusaha kelas kakap tanah air yang diduga hingga saat ini belum tersentuh oleh pajak.
Chairul Tanjung menyampaikan pernyataan soal pengusaha kelas kakap yang belum pernah membayar pajak tersebut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo.
Lebih lanjut lagi, Chairul Tanjung mengatakan bahwa pengusaha tersebut jauh lebih kaya dibandingkan dirinya, tapi sampai saat ini mereka tidak pernah bersentuhan dengan pajak.
“Kita tahu ada pengusaha-pengusaha yang nggak dikenal orang, usahanya juga nggak pernah diketahui. Tapi saya tahu persis karena saya perbankan. Uangnya ratusan miliar dan triliunan. Uang saya dan uang dia, banyakan uang dia. Tapi mereka ini belum tersentuh (pajak),” ujar Chairul Tanjung, dikutip dari cnnindonesia.com, Rabu 20 Juli 2022.
Oleh karena itu, Chairul Tanjung meminta kepada Kementerian Keuangan bisa menangkap pengusaha kelas kakap yang tidak pernah membayar pajak itu.
- Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Sesal Terkait Tapera
- Benny Rhamdani Minta Sri Mulyani Tak Menunggu Aturan Relaksasi Pajak untuk Mengeluarkan 120 Barang PMI
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Ungkap Proses Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Sebut Ini Faktor Geopolitik dan Geo-ekonomi
- Isi Surat PPATK Terkait Transaksi Janggal Rp 349 Triliun Akhirnya Terbongkar, Begini Isinya
Selain itu, Chairul Tanjung berharap Dirjen Pajak Kementerian Keuangan mencari target penerimaan pajak baru dan tidak melulu mengandalkan para pengusaha yang patuh bayar pajak.
“Kembali kita berharap jangan berburu di kebun binatang saja, sekali-kali di hutan juga. Karena kalau di kebun binatang lama-lama stres juga kita,” tutur Chairul Tanjung.
Mendengar pernyataan Chairul Tanjung ini, Sri Mulyani berpendapat memang wajib hukumnya untuk menarik pajak seperti layaknya sedang berburu di kebun binatang.
Walaupun begitu, pemerintah juga akan memperhatikan kondisi pengusaha tersebut, apakah pengusaha itu sedang terpuruk atau sedang untung.
Jika sedang untung, maka pemerintah akan menjadikan pengusaha ini sebagai target penerimaan pajak.
“Dunia lagi stres, pengusaha ada yang stres dan ada yang boom juga. Jadi, kebun binatangnya ada yang bagian stres dan bagian sedang pesat juga. Jadi, kita nggak ‘gebyah uyah’,” imbuh Sri Mulyani.
Netizen turut menanggapi ucapan Chairul Tanjung soal pengusaha besar yang belum pernah membayar pajak, yang dilansir dari kolom komentar Twitter @CNNIndonesia.

“NAH LOH,ADA DUGAAN PENGUSAHA YG LOLOS PAJAK TSB BISA JADI SBG ATM PRIPUN BU SRI,” tulis akun Twitter @Budionotaslim3, dilihat pada Rabu 20 Juli 2022.
“Giliran yang miskin di uber setengah mati,” lanjut akun Twitter @heintje_han.
“Cc @DitjenPajakRI ini hoax ato fakta??? Mosok CT bikin hoax sih..?” tanya akun Twitter @wahyu_djanti88.
“Lebih murah kasih amplop pejabat darpada bayar pajaknya,” sambung akun Twitter @johanwahyudiono.
“Kata Sri Mulyani jika tdk mau byr pajak jangan tinggal di Indonesia. Ini bgmn bu Sri?” imbuh akun Twitter @nasrularnas1.
“Nggak kaget sih,” pungkas akun Twitter @idaharjuno90.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
