Ngabalin Diisukan Akan Jadi Jubir Presiden, Pakar Komunikasi: Dia Tidak Tepat

Ngabalin Diisukan Akan Jadi Jubir Presiden, Pakar Komunikasi: Dia Tidak Tepat

R
Resty

Penulis

Terkini.id, JakartaPakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menanggapi isu bahwa Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin akan menjadi Juru Bicara (Jubir) Presiden Jokowi.

Emrus Sihombing menilai bahwa Ngabalin tidak tepat menjadi Jubir mengggantikan Fadjroel Rachman.

“Ali Mochtar Ngabalin adalah sahabat saya, tetapi dia tidak tepat pada posisi juru bicara,” ujarnya pada Jumat, 17 September 2021, dilansir dari GenPI.

Emrus memiliki alasan tersendiri mengapa ia menilai Ngabalin tak cocok mengemban posisi sebagai Jubir Presiden.

Ia menyinggung bahwa pernyataan yang disampaikan Ngabalin di ruang publik selalu berujung pada polemik.

Baca Juga

“Saya mengatakan dia belum pas di posisi itu karena pilihan diksi yang dia gunakan,” ujarnya.

Pemilihan diksi yang selalu menimbulkan polemik itu, menurut Emrus, menjadi alasan kuat Ngabalin tak pantas jadi Jubir Presiden.

Sebab, menurutnya, orang yang menjadi Jubir Presiden harus matang dalam hal berkomunikasi.

Untuk diketahui, isu bahwa Ngabalin akan menjadi Jubir Presiden ini muncul karena Fadjroel Rachman mendapat tugas baru.

Ia akan menjadi duta besar RI untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

Fadjroel Rachman akan memulai tugas baru sebagai duta besar RI pada Desember 2021. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.