Gak Nyangka! Ternyata Begini Awal Mula Penamaan Ramadan

Gak Nyangka! Ternyata Begini Awal Mula Penamaan Ramadan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.idBulan Ramadan jadi waktu yang istimewa bagi umat muslim.

Selain berpuasa selama satu bulan penuh, momen Ramadan juga kerap dimanfaatkan untuk beribadah lebih sering dan khusyuk dari biasanya karena pahala yang dilipatgandakan.

Selain sebagai momentum sakral untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, pada bulan ini juga terdapat banyak rahmat yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Itu sebabnya, Ramadan kerap jadi bulan yang paling dinanti.

Selain itu, bulan Ramadan diyakini menjadi bulan yang sangat mulia, karena menjadi waktu diturunkannya Al Quran.

Hal itu sebagaimana ditegaskan dalam surat Al-Baqarah [2]: 185 yang artinya, “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembela (antara yang benar dan yang batil)”.

Seperti dikutip dari situs NU Online melalui suara.com jaringan terkini.id disebutkan bahwa kata “ramadan” diambil dari kata “ramidla” yang berarti panas.

Para ulama kemudian menjadikan makna panas pada kata “ramadan” dengan arti membakar atau menghapus semua dosa-dosa orang yang berpuasa pada bulan tersebut.

Imam Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Muhammad al-Baghdadi, atau yang lebih masyhur dengan sebutan Imam al-Mawardi, dalam salah satu kitabnya menjelaskan, alasan tersebut karena pada bulan Ramadan merupakan bulan pembakaran dosa.

Dalam riwayat Anas bin Malik, Rasulullah bersabda, “Dan sungguh, Anas bin Malik telah meriwayatkan, bahwa Rasulullah saw telah berkata: Sesungguhnya, dinamakan Ramadan karena membakar dosa”.

Maksud dari membakar dosa pada hadits di atas, karena dengan beribadah puasa, semua dosa-dosa yang ada dalam diri umat Islam akan hilang.
Puasa tersebut akan menghapus dan menghilangkan semua dosa-dosanya. (Imam al-Mawardi, al-Hawi al-Kabir lil Mawardi, [Beirut, Darul Fikr: 1999], juz III, halaman 854).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.