Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bamukmin dengan percaya diri ingin jadi Calon Wakil Presiden, hal tersebut disampaikan olehnya.
Novel Bamukmin mengatakan terlepas siapapun calon presiden yang dipilih dalam ijma’ ulama yang akan didukung pada Pilpres 2024 seperti halnya Prabowo menjadi capres yang didukung pada Pilpres 2019 dia berharap akan jadi cawapresnya.
“Mudah-mudahan siapa pun capres hasil ijtimak ulama, saya bisa jadi cawapresnya,” ujar Novel Bamukmin dengan percaya diri.
Novel Bamukmin kemudian memberikan tanggapan sekaligus mengingatkan kepada salah satu calon kuat yang bisa kemungkinan mendapat dukungan dari Ijma’ ulama yakni Prabowo Subianto.
Menurutnya, dalam melaksanakan aksi safari Idul Fitri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan mendekati ulama-ulama, Prabowo harus hati-hati.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Novel Bamukmin mengungkap meski langkah mendekati dan bersilaturahmi dengan para ulama dinilai sudah tepat namun ada hal yang harus diwaspadai.
“Peranan ulama memang tak perlu diragukan lagi. Ada ulama khair, yakni ulama baik, dan ulama suu’, yakni ulama jahat,” katanya seperti dikutip terkini.id dari Warta Ekonomi pada Senin, 9 Mei 2022.
Novel Bamukmin karena itu menghimbau agar Prabowo lebih bisa selektif membedakan dan berhati-hati ketika mendekati para ulama jelang Pilpres 2024.
Novel Bamukmin menerangkan bahwa langkah Prabowo pada 2019 dengan mendekati ulama yang dikomandoi Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab adalah merupakan tindakan yang sudah tepat.
Bahkan, Novel Bamukmin mengatakan seharusnya Prabowo memperoleh kemenangan pada Pilpres 2019. Sayang, kata dia, mereka kemudian harus kalah karena dicurangi.
“Boleh dikatakan bahkan menang Pilpres 2019, tetapi tidak berdaya dihantam kecurangan,” keluhnya.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan safari Idul Fitri 1443 H dengan berkunjung menemui sejumlah tokoh ulama dan mendatangi pesantren.
Prabowo juga bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mengunjungi makam Presiden Ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid di Jombang, Jawa Timur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
