6 Staf Holywings Jadi Tersangka, Nicho Silalahi: Tangkap Ownernya

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Nicho Silalahi menyuarakan pendapatnya terkait penetapan enam staf Holywings yang menjadi tersangka kasus penistaan agama.

Menurut Nicho Silalahi, enam staf Holywings yang menjadi tersangka ini juga patut dicurigai telah mendapatkan perintah dari pemilik Holywings.

Sehingga sudah seharusnya pihak kepolisian menangkap pemilik Holywings.

Baca Juga: Nicho Silalahi Soroti Pemerintahan Jokowi: Udah deh Pak Mending Anda...

“Jangan cuma sampai pada 6 staf Holywings aja yang di jadikan tersangkanya pak @ListyoSigitP, tangkap juga donk Owner-nya sebab patut diduga mereka itu berbuat atas perintah dari owner,” ujar Nicho Silalahi, dikutip dari Twitter @Nicho_Silalahi, Minggu 26 Juni 2022.

Lebih lanjut lagi, Nicho Silalahi juga meminta agar pemerintah mencabut izin usaha Holywings.

Baca Juga: Nicho Silalahi: Giliran Polisi Tembak Polisi Seantero Negeri Bersuara Tapi...

“Bila perlu Pemerintah mencabut izin usahanya, ia ga sih?” kata Nicho Silalahi.

Cuitan Nicho Silalahi Soal Kasus Holywings (screenshot dari akun Twitter @Nicho_Silalahi)

Sebagai informasi, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengumumkan tersangka yaitu enam karyawan Holywings yang dianggap bertanggung jawab atas kasus promosi penistaan agama.

“Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings),” ujar Kombes Budhi Herdi Susianto, dikutip dari detikcom, Minggu 26 Juni 2022.

Baca Juga: Nicho Silalahi: Giliran Polisi Tembak Polisi Seantero Negeri Bersuara Tapi...

Berikut ini adalah nama enam karyawan Holywings yang memperoleh status tersangka kasus penistaan agama:

1. Pria inisial SDR (27) selaku creative director Holywings.
2. Perempuan inisial NDP (36), selaku head team promotion.
3. Pria inisial DAD (27), pembuat desain promo yang viral.
4. Perempuan inisial EA (22), tim admin media sosial.
5. Perempuan inisial AAB (25), selaku socmed officer.
6. Pria inisial AAM (25) selaku admin tim promo yang beri request.

Selain enam tersangka, pihak kepolisian juga telah mengamankan screenshot postingan akun Holywings, 1 unit PC komputer, 1 unit handphone, 1 hard disk, dan 1 unit laptop.

“Dari barang bukti kami duga pelaku gunakan barang bukti sebagai sarana dalam lakukan tindak pidana tersebut,” pungkas Kombes Budhi Herdi Susianto.

Bagikan