Masuk

Ma’ruf Amin Sebut Penduduk Surga Kebanyakan Bangsa Indonesia, Nicho Silalahi: Gimana Kalau Bapak Segera Pergi!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Menyebutkan penduduk Indonesia bisa menjadi penghuni surga, Wakil Presiden (Wapres) Indonesia KH Ma’ruf Amin menuai sindiran pegiat media sosial sekaligus aktivis Nicho Silalahi.

Hal tersebut disampaikan Nicho Silalahi melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Nicho Silalahi tampak menyampaikan rasa prihatin terhadap kinerja Wapres Ma’ruf Amin.

Baca Juga: Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat

“Oalah pak udah jarang ngomong eh sekali ngomong ente malah cerita surga pula,” cuit Nicho dikutip Terkini.id dari akun Twitter pribadinya @Nicho_Silalahi. Selasa, 2 Agustus 2022.

Selain dari itu, Nicho juga mengatakan agar Ma’ruf Amin segera pergi ke surga, supaya tidak lagi mendengar penyataan yang tidak bermutu lagi.

“Gimana kalau saya usul agar bapak segera pergi ke surga biar kami disini tidak mendengar ocehan yang tidak bermutu seperti ini lagi?,” lanjutnya.

Baca Juga: Bupati Wajo Sambut Kedatangan Wapres RI Dalam Rangka Pembukaan Muktamar As’adiyah XV

Tidak sampai disitu, Nicho juga mengungkit pernyataan lama dari orang nomor dua di Indonesia tersebut

“Dulu cerita makan dua pisang eh sekarang cerita surga,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang menyarankan mengucap “La ilaha illallah” akan masuk surga, jadi penduduk Indonesia bisa menjadi penghuni surga terbanyak. Dikutip dari Populis.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka Jakarta.

Baca Juga: Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!

“Kenapa begitu? Karena memang yang banyak mengucap ‘La ilaha illallah’ itu adalah bangsa Indonesia. Jadi nanti di surga itu bangsa Indonesia semua itu,” ucap Wapres Ma’ruf saat memberikan tausiyah.

“Ada yang pakai proses, proses pemanggangan, mudah-mudahan saja yang mengalami proses pemanggangan itu sedikit, jangan banyak-banyak. Apalagi kata ulama, tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-menerus, tidak ada dosa besar kalau dilakukan istigfar,” lanjut Ma’ruf.

“Mudah-mudahan ini bagian dari kehidupan kita bangsa Indonesia dan dengan doa dan zikir kita malam ini kita kembali bertobat kepada Allah SWT,” tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak istana maupun wakil presiden Ma’ruf Amin belum ditemukan respons perihal sindiran Nicho Silalahi.