Jokowi Tolak Beri Bantuan Senjata ke Ukraina, Nicho Silalahi: Boro-Boro Mau Bantu Senjata, Wong Rakyatnya Aja Dipalak

Terkini.id, Jakarta – Aktivis, Nicho Silalahi menanggapi berita soal Presiden Jokowi (Joko Widodo) yang menolak memberi bantuan senjata kepada Ukraina.

Nicho Silalahi menyindir bahwa Pemerintahan Jokowi tidak akan sanggup memberi senjata kepada negara lain, sebab rakyat sendiri saja dipalak.

“Presiden Ukraina ini emang ga ada Otaknya, bodohnya itu malah minta bantuan dengan kang utang?” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada umat, 29 April 2022.

Baca Juga: Natalius Pigai Kecam Sikap Jokowi terhadap Konflik Rusia-Ukraina, Ruhut: Di...

“Boro-boro mau bantu senjata wong Rakyatnya aja dipalak dengan berbagai cara dan terakhir itu dengan menaikkan harga BBM TDL Sembako hingga PPN. Mending minta Esemka aja, Ia ga sih?” sambungnya.

Dilansir dari CNN Indonesia, Presiden Jokowi menolak permintaan bantuan senjata yang diajukan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Baca Juga: Soal Kebijakan Pembelian Migor Curah, Nicho: Patut Diduga ini Hanyalah...

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia tidak bisa memenuhi permintaan itu karena Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri bebas aktif.

“Saya menegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain,” katanya dalam siaran di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Jumat, 29 April 2022.

Sebagai gantinya, Presiden Jokowi menawarkan bantuan kemanusiaan dan berjanji akan mengirimkan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Soal Kebijakan Pembelian Migor Curah, Nicho: Patut Diduga ini Hanyalah...

Ia juga mengundang Zelensky untuk datang ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November ini.

Presiden Jokowi menilai bahwa penyelesaian perang Ukraina-Rusia berpengaruh pada pemulihan ekonomi dunia.

“Kemarin saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20,” ungkapnya.

Diketahui, Presiden Jokowi berbicara dengan Zelensky lewat sambungan telepon pada Kamis, 28 April 2022.

Selain Zelensky, Presiden Jokowi juga mengundang Presiden Rusia, Vladimir Putin ke KTT G20 di Bali.

Sebagaimana diketahui, Rusia menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022. Serangan ini diduga terkait niatan Ukraina bergabung dengan Amerika Serikat di NATO.

Invasi masih berlangsung hingga saat ini dan berbagai negara diketahui membantu persenjataan ke Ukraina.

Selain itu, Uni Eropa dan Amerika Serikat juga telah menjatuhkan sanksi bagi Rusia demi menghentikan perang.

Bagikan