Said Didu: Kebijakan Minyak Goreng Sulit Dicerna Akal Sehat

Said Didu: Kebijakan Minyak Goreng Sulit Dicerna Akal Sehat

TN
R
Thamrin Nawawi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN Muhammad Said Didu menyebut kalau kebijakan minyak goreng sulit dicerna oleh akal sehat.

Hal ini ia sampaikan diakun media sosial Twitternya @msaid_didu seperti terlihat pada hari Rabu, 27 April 2022. 

“Kebijakan minyak goreng sulit dicerna akal sehat menunjukkan bhw pmrth hadapi tekanan dlm pembuatan kebijakan tsb sehingga tidak memilih kebijakan pintas seperti subsidi Biodiesel : 
1) izinkan ekspor 
2) pungut pajak ekspor tinggi 
3) gunakan hsl pungutan utk subsidi migor.” tulis Said Didu.

Said Didu: Kebijakan Minyak Goreng Sulit Dicerna Akal Sehat

Ia meretweet cuitannya sendiri pada hari Selasa, 26 April 2022 yang menyebut
“Kebijakan yg diambil berhasil baik jika : 
1) secara hukum : legal 
2) secara bisnis : profitable 
3) secara ekonomi : minimal tdk merugikan 
4) secara birokrasi : workable 
5) secara politik : acceptable 
6) secara sosial : adil,” tulis Said Didu.

Sebelumnya dilansir dari CNBC Indonesia dengan judul “Resmi! Jokowi: Pemerintah Larang Ekspor Minyak Goreng”, Pemerintah resmi melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng. Hal ini mulai berlaku pada Kamis, 28 April 2022.

“Hari ini saya telah memimpin rapat tentang pemenuhan kebutuhan pokok rakyat utamanya yang berkaitan dengan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri.”

“Dalam rapat tersebut telah saya putuskan pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng,” kata Jokowi dalam konferensi pers di Channel Youtube Setkab, Jumat, 22 April 2022.

Adapun larangan tersebut mulai berlaku pada 28 April 2022.

“Mulai Kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Saya akan terus memantau dan mengevaluasi kebijakan ini agar ketersediaan minyak goreng melimpah dengan harga terjangkau,” tegas Jokowi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.