Obat Antivirus Buatan Indonesia Diklaim Bisa Bunuh Corona di Tenggorokan

Inhaler Antivirus Corona, obat covid-19, obat corona

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian telah mematenkan tiga tiga produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri atau eucalyptus.

Ketiga produk antivirus buatan Indonesia ini diklaim bisa membunuh virus covid-19 yang bercokol di tenggorokan.

Dari berbagai jenis tanaman yang diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol) ini dianggap paling berdampak menekan pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona.
Berdasarkan uji laboratorium Balitbang, eucalyptus mampu membunuh virus virus influenza, virus Beta dan gamma corona dalam skala 80-100%.

“Dari sekian banyak tanaman herbal yang kita uji, minyak atsiri (eucalyptus) kita yang punya potensi sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan pertumbuhan virus Corona,” ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat (8/5/2020).

Adapun ketiga produk yang telah dipatenkan rencananya akan diproduksi dalam bentuk inhaler, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di mesin diffuser, hingga kalung antivirus Corona.

Menarik untuk Anda:

“Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil diffuser dan balsem,” sambungnya.

Fadjry menerangkan cara kerja ketiga produk itu dalam menangkal virus Corona ialah dengan cara membunuh virus yang sempat masuk ke tubuh manusia dan menempel di tenggorokan sebelum akhirnya masuk ke paru-paru. Khusus untuk produk diffuser oil dianggap mampu membunuh virus yang ada di udara sebelum akhirnya masuk ke dalam tubuh manusia.

“Ini hasil pengujian kita dalam bentuk inhaler itu bisa membunuh virus yang di tenggorokan dan saluran napas kita. Kalau diffusser oil itu bisa mematikan virus-virus di udara,” tambahnya.

Hari ini, Senin 18 Mei 2020 produk antivirus Corona berbasis minyak eucalyptus ini dipatenkan oleh Balitbangtan atas kolaborasi beberapa unit kerja di bawah Balitbangtan yakni, Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet), Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen), dan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) telah terdaftar paten.

Adapun produk-produk antivirus Corona yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Formula Aromatik Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003578

2. Ramuan Inhaler Antivirus Berbasis Eucalyptus dan Proses Pembuatannya dengan nomor pendaftaran paten P00202003574

3. Ramuan Serbuk Nanoenkapsulat Antivirus Berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580

Rencananya, ketiga produk ini akan diproduksi massal ke publik oleh PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang).

Sedangkan, yang masih dalam proses pematenan adalah Minyak atsiri eucalyptus citridora sebagai antivirus terhadap virus avian influenza subtipe H5N1, gammacorona virus, dan betacoronavirus. Untuk memproduksi produk satu ini rencananya Balitbangtan akan membuka kerja sama secara non ekslusif dengan pihak yang belum disebutkan namanya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anggiat Sinaga Dukung Kongres LIVE, Komunitas Pekerja Event di Makassar

Ini Arahan Tito Karnavian untuk Pilkada Serentak di Sulawesi Selatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar