Terkini.id, Makassar – Sudah kurang lebih 5 bulan Covid-19 melanda Indonesia. Namun eskalasi penyebarannya terus meningkat.
Dilansir dari situs resmi Covid-19 pada Senin, 3 Agustus 2020. Total kasus yang terkonfirmasi Positif 113.134, sembuh 70.237 dan meninggal 5.302 jiwa.
Hal ini tentunya sangat mempengaruhi aktifitas masyarakat indonesia, misalnya saja dalam bidang ekonomi.
Pengaruh Covid-19 dalam bidang ekonomi bisa dilihat dari jumlah masyarakat yang sedang melamar atau mencari kerja.
Dilansir dari CNN Indonesia pada Selasa, 4 Agustus 2020, Bahlil Lahadalia selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal(BKPM), mengungkapkan sekitar 16-17 juta orang di Indonesia yang sedang mencari pekerjaan.
- Empat Negara Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal dan Rekor Head to Head
- Pemkab Gowa Berangkatkan 90 Siswa ke Sekolah Rakyat, Wujudkan Akses Pendidikan Berkualitas
- Galesong eMotor Pratama Perkenalkan QT Series dan Tyranno X untuk Masyarakat Makassar
- Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
- Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan Kepala BNNP Sulsel
“Maka kurang lebih sekitar 16 juta hingga 17 juta orang sekarang yang siap cari kerja,” ujarnya pada diskusi virtual, Selasa 4 Agustus 2020.
Akumulasi angka tersebut berasal dari beberapa komponen.
Diantaranya jumlah pengangguran sekitar 7 juta orang, dan angkatan kerja dalam setiap tahunnya sebanyak 2,5 juta orang.
Selain itu, komponen tambahan lainnya kurang lebih 7 juta hingga 8 juta orang, berasal dari korban Pemutusan Hubungan Kerja( PHK) akibat pandemi Covid-19.
Menurut Bahil Lahadalia, hal ini tentunya mendorong kita untuk penciptaan lapangan kerja.
Ia menyatakan bahwa, dengan investasi bisa membuka penciptaan lapangan kerja.
Sambungnya, ia menyampaikan bahwa kalo dulu kita masih tebang pilih dalam memilih investasi, sekarang sudah berbeda.
Asalkan investasi yang masuk mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia serta sesuai dengan regulasi dan persayaratan pemerintah.
“Jadi kalau dulu kami masih pilih-pilih, sekarang dengan Covid-19 ini yang penting investasi masuk, lapangan pekerjaannya bisa tercipta. Rumusnya 17 juta itu harus betul-betul dapat (kerja),” Harapnya
Ia juga mengukapkan bahwa kedepannya pemerintah akan fokus dalam lima sektor untuk mendorong investasi.
Diantarnya, sektor manufaktur, tekhnologi, kesehatan, energi serta sektor pertambangan.
Pada intinya penciptaan lapangan kerja harus segera direalisasikan, pasalnya polemik ekonomi masyarakat Indonesia dalam pusaran Covid-19 semakin hari semakin terasa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
