Terkini.id, Makaasar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin geram lantaran ada oknum tenaga kesehatan yang positif namun tetap berkeliaran.
“Kalau tidak mampu berhenti. Kenapa biarkan pegawai positif berkeliaran. Saya dapat busuknya (botto-nya),” kata Naisyah kepada Kepala Puskesmas Barrang Lompo, dokter Faisal, di Balai Kota Makassar, Kamis, 25 Juni 2020.
Akibatnya, sejumlah warga di Barrang Lompo melayangkan protes lantaran oknum nakes tersebut tetap beraktivitas dan tak tinggal di rumah.
Naisah menyayangkan tak adanya koordinasi antara pihak Puskesmas dengan kecamatan untuk menangani penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 di Barrang Lompo.
Naisyah menegaskan bila ada tenaga kesehatan yang positif, seyogyanya semua langsung diisolasi.
- Satresnarkoba Polres Jeneponto Ungkap Penyalahgunaan Sabu, Tiga Pelaku Ditangkap, Diantaranya Oknum Kades
- Wali Kota Makassar Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
- Poltekpar Makassar Dorong Pengembangan Desa Wisata Sanrobone Lewat Project Based Learning 2026
- Klarifikasi Kuasa Hukum Tergugat, Perkara Yang Sedang Bergulir di PN Jeneponto Adalah Bisnis
Ia mengatakan, saat ini, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Ada nakes positif, harus semua diisolasi,” kata dia.
Ia menegaskan pemerintah harus hadir di tengah pandemi untuk tetap memastikan penanganan pandemi tetap terkendali.
Saat ini, kata dia, sudah ada 11 tenaga kesehatan yang positif.
“Satu saja positif semua pegawai harus dikarantina,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
