Terkini.id, Makaasar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin geram lantaran ada oknum tenaga kesehatan yang positif namun tetap berkeliaran.
“Kalau tidak mampu berhenti. Kenapa biarkan pegawai positif berkeliaran. Saya dapat busuknya (botto-nya),” kata Naisyah kepada Kepala Puskesmas Barrang Lompo, dokter Faisal, di Balai Kota Makassar, Kamis, 25 Juni 2020.
Akibatnya, sejumlah warga di Barrang Lompo melayangkan protes lantaran oknum nakes tersebut tetap beraktivitas dan tak tinggal di rumah.
Naisah menyayangkan tak adanya koordinasi antara pihak Puskesmas dengan kecamatan untuk menangani penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 di Barrang Lompo.
Naisyah menegaskan bila ada tenaga kesehatan yang positif, seyogyanya semua langsung diisolasi.
- Ortu Siswa RHIS Bersyukur Anaknya Hafal Hampir 9 Juz Alquran dan Apresiasi Program Gratis dari Sekolah
- Astra Motor Resmikan Safety Riding Center Jawa Tengah, Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara
- HUT ke-56, Astra Motor Resmikan Solar PV 40 kWp di Safety Riding Center Jawa Tengah
- BNI Gelar Wondrful Dwidayatour Fest 2026 di Makassar, Tawarkan Diskon Liburan hingga Rp14 Juta
- Brigade Pangan Sulbar Naik Kelas, Kementan Bekali SDM dengan Teknologi Pertanian Terkini
Ia mengatakan, saat ini, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Ada nakes positif, harus semua diisolasi,” kata dia.
Ia menegaskan pemerintah harus hadir di tengah pandemi untuk tetap memastikan penanganan pandemi tetap terkendali.
Saat ini, kata dia, sudah ada 11 tenaga kesehatan yang positif.
“Satu saja positif semua pegawai harus dikarantina,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
