Terkini.id, Makaasar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin geram lantaran ada oknum tenaga kesehatan yang positif namun tetap berkeliaran.
“Kalau tidak mampu berhenti. Kenapa biarkan pegawai positif berkeliaran. Saya dapat busuknya (botto-nya),” kata Naisyah kepada Kepala Puskesmas Barrang Lompo, dokter Faisal, di Balai Kota Makassar, Kamis, 25 Juni 2020.
Akibatnya, sejumlah warga di Barrang Lompo melayangkan protes lantaran oknum nakes tersebut tetap beraktivitas dan tak tinggal di rumah.
Naisah menyayangkan tak adanya koordinasi antara pihak Puskesmas dengan kecamatan untuk menangani penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 di Barrang Lompo.
Naisyah menegaskan bila ada tenaga kesehatan yang positif, seyogyanya semua langsung diisolasi.
- Eko Junianto Sabet Juara di AHSRIC 2026, Bawa Nama Astra Motor Sulsel ke Panggung Nasional
- Wabup Gowa Hadiri Sertijab Danrem 141/Toddopuli, Tekankan Pentingnya Sinergitas
- Astra Motor Sulsel Torehkan Prestasi Nasional, Eko Junianto Juara 2 Dealer Advisor AHSRIC 2026
- Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dukung SDM Unggul, 11 Mahasiswa Baru Unhas Terima Beasiswa
- Kemenhut Ungkap Modus Jual Beli Garapan Hutan Lindung di Luwu Timur
Ia mengatakan, saat ini, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Ada nakes positif, harus semua diisolasi,” kata dia.
Ia menegaskan pemerintah harus hadir di tengah pandemi untuk tetap memastikan penanganan pandemi tetap terkendali.
Saat ini, kata dia, sudah ada 11 tenaga kesehatan yang positif.
“Satu saja positif semua pegawai harus dikarantina,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
