Terkini.id, Makassar – Seorang oknum polisi berinisial ES alias ER, nekat membekingi mafia tambang minyak liar di Provinsi Jambi.
Karena kelakuan jahatnya itu, anggota polisi tersebut pun masuk daftar buronan.
Aktivitas tambang minyak liar memang marak terjadi di sejumlah daerah di Jambi. Terutama di daerah Kabupaten Batanghari.
ES tercatat sebagai anggota polisi di Polres Batanghari akhirnya bisa ditangkap oleh sesama rekan anggota polisi pada Jumat 27 Desember 2019.
Dia ditangkap tim gabungan Direktorat Reskrimsus, Direktorat Reskrimum, dan Direktorat Resnarkoba Polda Jambi.
- Diduga Buat Surat Kuasa Palsu, Oknum Polisi Dilapor Istrinya ke Polda Sulsel
- Rekaman CCTV, Oknum Polisi di Makassar Seret Istri Saat Dipergoki Selingkuh dalam Mobil
- Imbas Kasus Baku Parang di Jeneponto, Oknum Polisi Ditebas Warga
- Mantan Pacar Laporkan Oknum Polisi Polda Sulsel Kasus Penganiayaan, Disiksa Dalam Mobil
- Tega, Oknum Polisi Tega Aniaya ART Lansia
ES terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya karena melawan saat hendak ditangkap. Ia pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk mendapatkan perawatan.
Selain menjadi beking illegal drilling atau tambang minyak ilegal, ES juga diduga merupakan pemakai narkoba.
Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya barang bukti diduga narkotika jenis sabu-sabu saat ES ditangkap.
Bahkan saat penangkapan ES, ada dua orang lainnya yang ikut ditangkap karena diduga ikut mengkonsumsi narkoba bersama oknum polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) tersebut.
Keduanya adalah He (43) dan AS (24), warga Bajubang, Kabupaten Batanghari. ES bersama He dan AS ditangkap di RT 01 Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
“Saat kita tangkap mereka bertiga sedang mengkonsumsi narkoba,” kata Direktur Resnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta, dilansir metrojambicom, Sabtu 28 Desember 2019.
“Kita juga menemukan barang bukti bong (alat hisap, red), serta sabu seberat 0,20 gram dan plastik sabu serta sendok sabu,” ujar Eka menambahkan.
Menurut Eka, saat ditangkap He dan AS bersembunyi di dalam lemari. “Saat ini mereka sedang kita proses,” imbuh Eka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
