Otak Rencana Jahat FPI, Denny Siregar: Elit Politik dan Pengusaha Hitam

Otak Rencana Jahat FPI, Denny Siregar: Elit Politik dan Pengusaha Hitam

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Denny Siregar mengatakan bahwa ada elit politik dan pengusaha hitam di balik rencana orang-orang Front Pembela Islam (FPI) yang ia sebut ingin menciptakan kerusuhan besar di Indonesia.

Denny mengawali penilaiannya terkait kerusuhan itu dengan ditangkapnya beberapa anggota FPI di Makassar, Condet, dan Bekasi terkait dengan dugaan terorisme.

“Kalau kita melihat beberapa orang yang ditangkap Densus 88 sekarang ini, banyak di antaranya anggota FPI. Jadi di Makassar itu tertangkap 21 orang dan 19 di antaranya adalah anggota FPI, aktif,” kata Denny dalam video wawancara yang ditayangkan 2045 TV pada Selasa, 6 Maret 2021.

“Kemudian ada beberapa lagi yang ditangkap di Condet, Jakarta timur dan juga Bekasi. Ada namanya Husein Al Hasni, ada yang namanya Zulaini Agus, memang mereka berencana untuk membuat kerusuhan di Indonesia,” tambahnya.

Menurut Denny, mereka yang ingin membuat kerusuhan ini berencana memulai titik poinnya di sidang Rizieq Shihab. Katanya, Rizieq Shihab telah berhasil menciptakan kondisi di mana dia harus sidang offline dan orang-orang dapat berkumpul di luar sidang.

Baca Juga

“Nah pengerahan, ada rencana pengerahan massa dari orang-orang FPI untuk mereka berkumpul di luar sidang. Dan sesudah itu, si Husein Hasni dan si Zulaimi Agus, dan beberapa anggota FPI yang tertangkap ini sudah punya niatan atau punya rencana untuk membikin sebuah kerusuhan yang nanti berpotensi untuk menjadi sebuah kerusuhan nasional seperti yang terjadi kemarin di 22 Mei 2019 Mei, kalau nggak salah yah, sidang Bawaslu. Mereka terinspirasi dari situ dan juga terinspirasi dari tahun 98,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Denny mengatakan bahwa ada beberapa pihak yang berada di balik rencana tersebut.

“Siapa kira-kira otak di balik rencana jahat itu? Ya saya sih nggak bisa ngomong orangnya sekarang, yah. Eehh, saya tidak mau menunjuk orang sebenarnya tetapi ada lah. Dan ini bukan hanya satu orang ini saja, tetapi juga bahkan ada beberapa yang saya lihat yang mempunyai kepentingan terhadap keberadaan FPI ini,”  kata Denny.

“Siapa mereka? Ya, tentu orang-orang politik atau oknum-oknum politik yang berupa elit-elitnya yang selalu selama ini memanfaatkan FPI sebagai senjata mereka ketika ada di lapangan untuk menekan pemerintah,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, Denny juga menyebut bahwa ada pengusaha-pengusaha yang terganggu kepentingannya karena kehadiran Jokowi sehingga memanfaatkan FPI.

“Juga para pengusaha-pengusaha hitam yang sebelum kepemimpinan Jokowi ini, mereka memanfaatkan situasi untuk mendapatkan pendapatan lebih, yang sekarang ini ketika Jokowi ada, mereka habis sebenarnya lahannya mereka. Sehingga, untuk menekan pemerintahan, mereka menggunakan FPI. Dengan dibayar oleh mereka oleh mereka untuk melakukan demo-demo,” kata Denny.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.