terkini.id-Enrekang, Edukasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui program Eco Office/Eco School menuju sekolah Adiwiyata dalam rangka peringatan Hari Bhakti Rimbawan.
Kegiatan Edukasi ini bertujuan bagi peningkatan kapasitasi generasi muda, kaum Milenial dalam sektor pendidikan Lingkungan Hidup sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Sikap serta prilaku aksi kepedulian individu, komunitas, organisasi dari berbagai lintas.
Sehingga kedepannya, dapat mengedukasi terhadap permasalahan lingkungan demi pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan untuk generasi penerus kita saat ini dan generasi pelanjut yang akan datang.
Kegiatan yang diawali dengan penanaman pohon oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Kepala Pusat P3E SUMA di pelataran lapangan SMA 4 serta pembagian bibit pohon produktif dengan kerjasama dari BPDASHL Jeneberang Saddang kepada pihak sekolah SMA 4 Enrekang kepada perwakilan siswa/siswi.

Kegiatan dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan ini berlanjut di Aula SMA 4 Maiwa, Kabupaten Enrekang, Kamis (04/03/2021) dengan dibuka oleh Wakil Ketua DPRD SulSel bersama Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku.
Hadir juga di kesempatan yang sama Kepala Bagian TU P3E SUMA Azri Rasul, SKM, M.Si, M.H, serta Ir. Mursalim, MP. Kadis LH Kab Enrekang, Kepala Sekolah SMA 4 Enrekang dan peserta perwakilan siswa dan siswi dari Sekolah SMA 4 dan SMA 7 Enrekang.

Pada kesempatan ini Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku berpesan,”Jangan pernah berhenti untuk bermimpi anak anakku semuanya,”ujarnya sembari memperlihatkan foto seorang Bil Clinton muda saat ia duduk di bangku sekolah menengah saat bertemu langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Jhon F Kennedy.
Sejak itu Bill Clinton muda bermimpi dan terinspirasi menjadi seorang Presiden AS seperti Jhon F Kennedy. Setelah melalui proses belajar dan berusaha akhirnya Bill Clinton dapat meraih mimpinya menjadi Presiden Amerika Serikat ke-42 pada tahun 1992.

“Raihlah cita cita dengan menanamkan disiplin serta belajar dengan sungguh-sungguh,” pesan Kapus P3E SUMA yang juga seorang Motivator Internasional Coach di hadapan perwakilan generasi milenial SMA 4 dan SMA 7 Enrekang.
Dikesempatan yang sama , Wakil ketua I DPRD Sulsel, mengapresiasi dan mendorong progam Eco Office dan Eco School menuju sekolah Adiwiyata.
“Latar belakang saya bukan anak pejabat atau bukan dari kalangan kaya,”jelas H.Saharudin Alrif.
” Namun jika kita mempunyai tekad, semangat dan kemauan, tidak peduli dari latar belakang apa. Walau kita hanya anak biasa saja , kita tetap berusaha , hati dan otak bekerja tidak ada yang tidak mungkin,”ungkapnya.
Ada sepenggal kisah nyata perjalanan hidup saya, 14 tahun kejadian yang lalu. Sewaktu bersekolah dahulu dimana tembok sekolah dengan gedung DPRD SulSel yang jaraknya berdekatan. Setelah menyelesaikan pendidikan ditengah keterbatasan biaya kemudian bekerja keras dengan kekuatan Doa, berani bermimpi dan tekad yang kuat akhirnya diamanahkan oleh rakyat menjadi wakilnya,” ujar H. Saharuddin Alrif dalam kisahnya di hadapan peserta milenial.

Kedepannya program pertanian menuju pertanian modern dan digital.
“Teruslah berdoa, berpikir positif dan jangan pernah berhenti berkarya,”pesan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan.
“Ada 3 (tiga) kata kunci jika mau sukses, gunakan akal dan pikiran kita, kekuatan hati dalam mengembangkan pola pikir dan gunakan keduanya untuk meraih keberhasilan,”pungkas H.Saharuddin Alrif.
Berikutnya pemaparan dari Kabag TU P3E SUMA Azri Rasul dengan teman gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.

“Filosofi kita diharapkan perilaku intelektual, jangan kita seorang intelektual namun perilaku kita tidak mencerminkan seorang intelektual,”ujarnya membuka diskusi.
Kita harapkan generasi muda kita berkontribusi dalam mengatasi pencemaran di Dunia.
“Ada pengetahuan, sikap, perilaku dan partisipasi,”jelas Azri Rasul.
“Mengapa individu kita harus bersikap terhadap perilaku lingkungan, beberapa perintah Agama untuk tidak merusak lingkungan ini,”ungkapnya.
“Gerakan aksi peduli dan berbudaya Lingkungan di sekolah merupakan tindakan kolektif secara sadar, sukarela berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan,”pungkas Kabid TU P3E SUMA ini.
Sesi dilanjutkan dengan penjelasan dari Kepala Dinas LH,Ir. Mursalim, MP.
Beberapa unsur LH dalam pendidikan Adiwiyata antara lainnya adalah Pengomposan, Bank Sampah, dll.
“Pendidikan lebih dini perlu dilakukan pada sekolah sekolah dan sekolah peraih Adiwiyata,”jelas Kadis LH Kab.Enrekang.
“Melakukan pembinaan ke sekolah sekolah ke masyarakat akan pentingnya Lingkungan Hidup yang baik dan sehat untuk anak cucu kita nantinya,”pungkas Kadis LH Kabupaten Enrekang.
Hal ini diamini juga oleh kepala sekolah SMA 4 Enrekang, Drs.Makhmud.
“Semoga kegiatan Eco Office dan Eco School dapat bersinergi lebih lanjut,”pungkas Kepsek SMA 4 diakhir pertemuan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
