Parlemen Malaysia: Jokowi Pemimpin yang Hebat, Rakyatnya Benar-Benar Merdeka

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan politisi negeri Jiran sekaligus Anggota Parlemen Malaysia Mahfuz Omar menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang hebat, viral di media sosial.

Video Anggota Parlemen Malaysia Mahfuz Omar sebut Jokowi adalah pemimpin yang hebat itu viral usai diunggah pegiat media sosial Eko Kuntadhi, seperti dilihat pada Rabu 13 Juli 2022.

Dalam narasi unggahannya, Eko Kuntadhi menyerukan kepada masyarakat Indonesia agar menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat sekali lagi mampu memilih pemimpin yang benar.

Baca Juga: Waspadai Krisis Pangan, Jokowi Tegaskan Jaga Pasokan Pangan dan Distribusi

“Ayo, kita tunjukan pada dunia sekali lagi : rakyat mampu memilih pemimpin yang benar!,” cuit Eko Kuntadhi.

Dilihat dari video itu, tampak Anggota Parlemen Malaysia yang juga merupakan wakil presiden Partai Islam se-Malaysia yakni Mahfuz Omar mengakui bahwa Jokowi adalah pemimpin yang hebat.

Baca Juga: Ungkap Belum Mendesak, Jokowi Tolak Usulan Luhut Soal Penempatan Militer...

Pasalnya, kata Mahfuz, Jokowi mampu melakukan perubahan-perubahan di masyarakat sehingga Indonesia melonjak jauh dibanding Malaysia.

“Saya akui Jokowi adalah pemimpin yang hebat, dia melakukan perubahan-perubahan dan hari ini Indonesia melonjak jauh dibanding pencapaian negara kita,” ujar Mahfuz Omar.

Menurutnya, Jokowi bisa menjadi pemimpin yang hebat lantaran rakyat Indonesia saat ini benar-benar dalam kondisi merdeka.

Baca Juga: Ungkap Belum Mendesak, Jokowi Tolak Usulan Luhut Soal Penempatan Militer...

“Tetapi yang harus kita ingat, kenapa boleh jadi begitu? Dia jadi begitu karena rakyatnya benar-benar merdeka,” ungkapnya.

Selain itu, menurut sang anggota parlemen Malaysia tersebut, rakyat Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi sekarang ini juga telah bangkit melawan para penjahat-penjahat di negara mereka.

“Rakyat bangkit menghukum pemimpin-pemimpin yang belok, yang khianat. Rakyat bangkit menolak perompak-perompak dalam negara mereka,” ujarnya.

Bagikan