Pasca Banjir di Soppeng, BPBD Belum Miliki Data Korban Bencana 

Pasca Banjir di Soppeng, BPBD Belum Miliki Data Korban Bencana

Terkini.Id, Soppeng – Pasca banjir yang terjadi di tiga kecamatan kabupaten Soppeng Badan penanggulangn bencana kabupaten Soppeng belum mengatehui berapa data kerusakan dan korban jiwa dalam bencana tersebut.

Perlu diketahui bencana banjir yang terjadi di 12 Januari 2020 kemarin, yang mengakibat 3 Kecamatan yakni kecamatan Marioriawa, Donri-donri dan Ganra hingga mengakibatkan beberapa rumah rusak dan menelan korban jiwa.

Hingga saat ini pihak Badan Penanggulangan Bencan Daerah kabupaten Soppeng belum mengatahui di mana saja daerah yang rumahnya rusak parah dalam bencana banjir di kabupaten Soppeng.

Kepala BPBD sahrany mengatakan pihaknya belum memiliki data terkait rumah yang ruska parah dari beberapa desa dan keluarahan yang terdampak banjir dan angina kencang.

“Belum ada datanya. Sementara menunggu data dari desa/kelurahan yang terdampak banjir dan angina kencang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekrtaris Daerah Kabupaten soppeng Andi Tenri Sessu mengatakan data sementara korban bencana yakni 465 KK dan 1.860 rumah dengan rincian 7 rumah rusak parah dan satu korban jiwa.

Selain itu, areal persawahan teredam dari 12 desa dan kelurahan mencapai 301 hektar sawah, dan 1400 ternak.

“Itu angka sementara, dan masih bisah bertambah,” ucapnya.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Soppeng: Perbaikan Jalan Poros Desa Ganra Harus Cepat Selesai

NasDem Days Bakal Digelar di Makassar, DPD Soppeng Siap Hadir

Sekda Soppeng: ASN Harus Netral di Pilkada 2020

Soppeng Luncurkan Varietas Jagung Manis, Gubernur Nurdin Abdullah Siap Ekspor

Gubernur Sulsel Tanam Jagung Untuk Isi Pangsa Pasar Jepang

BPBD Soppeng Catat kerugian Akibat Banjir Mencapai Rp 39 Miliar

Pemkab Soppeng Terus Galakkan Subuh Mengaji    

Majelis Dzikir Raodatul Jannah Bantu Warga Korban Banjir di Soppeng

Baru Selesai Dibangun, Rumah Fitra Hanyut Terseret Banjir di Soppeng

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar