Pasien di Sulsel Meninggal, Empat hari Kemudian Baru Diketahui Ternyata Positif Corona

Pasien di Sulsel Meninggal, Empat hari Kemudian Baru Diketahui Ternyata Positif Corona

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengumumkan bahwa ada dua pasien di Sulsel positif terpapar virus corona. 

Satu diantaranya pasien bernomor covid-285 jenis kelamin perempuan telah meninggal dunia, sedangkan covid-286 jenis kelamin laki-laki dikabarkan berangsur membaik namun tetap menjalani isolasi. 

Nurdin Abdullah mengungkapkan, pasien covid-285 baru kembali dari Umroh, seminggu kemudian mengalami keluhan diare dan batuk. 

Covid-285 itu dirawat di rumah sakit dengan keluhan demam. Pasien sempat diambil sampel untuk kemudian dikirim ke Lab Kementrian Kesehatan di Jakarta. 

Sebelum keluar hasil Lab, tanggal 15 Maret 2020, pasien covid-285 meninggal dunia. Empat hari kemudian baru diketahui hasil lab yang menunjukkan pasien tersebut positif corona atau covid-19. 

Baca Juga

“Almarhumah meninggal tanggal 15 namun kita belum tahu hasilnya. Baru hari ini diketahui hasilnya ternyata suspek corona,” jelas Nurdin Abdullah, Kamis 19 Maret 2020.

Olehnya itu, seluruh anggota keluarga pasien covid-285 saat ini telah diisolasi. Termasuk tim medis yang menanganinya. 

Selain itu, Nurdin juga membeberkan bahwa Sulsel saat ini telah memiliki laboratorium (Lab) yang bisa mendeteksi virus corona.

“Jadi tidak perlu lagi dikirim ke Jakarta untuk mengetahui hasilnya apakah positif corona atau tidak. Karena pasien covid-285 setelah meninggal, baru diketahui positif corona,” pungkasnya. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.