Paskibraka Harus Menjadi Simbol Persatuan, Bukan Ruang Diskriminasi

Paskibraka Harus Menjadi Simbol Persatuan, Bukan Ruang Diskriminasi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi semua pihak, sebab kepercayaan adalah fondasi utama dalam proses pembinaan generasi muda.

Yang lebih memprihatinkan, muncul dugaan adanya oknum penilai yang menyerang pribadi peserta berdasarkan latar belakang etnis tertentu.

Jika benar terjadi, maka hal tersebut bukan hanya mencederai semangat Paskibraka, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan prinsip persatuan bangsa.

Tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang dipandang berbeda hanya karena garis keturunannya. Paskibraka seharusnya menjadi simbol pemersatu generasi muda Indonesia, bukan ruang yang melahirkan diskriminasi ataupun stigma rasial.

Indonesia dibangun di atas keberagaman. Suku, agama, ras, dan budaya adalah kekuatan bangsa, bukan alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam mengabdi kepada negara. Sejarah telah membuktikan bahwa nasionalisme tidak pernah ditentukan oleh latar belakang etnis.

Baca Juga

Kita pernah menyaksikan Gloria Natapradja Hamel pada tahun 2016 tetap menunjukkan nasionalisme luar biasa meski menghadapi berbagai polemik kewarganegaraan.

Pada tahun 2015, Indonesia juga memberikan kepercayaan kepada Maria Felicia Gunawan, pelajar etnis Tionghoa, sebagai pembawa baki bendera pusaka di tingkat nasional.

Fakta-fakta tersebut menjadi bukti bahwa negara tidak pernah membedakan putra-putri terbaik bangsa berdasarkan keturunan, melainkan berdasarkan kemampuan, karakter, kedisiplinan, dan integritas.

Karena itu, sangat disayangkan apabila di era sekarang masih muncul dugaan penilaian yang dipengaruhi kedekatan, faktor subjektif, atau bahkan sentimen identitas tertentu.

Jangan sampai peserta dengan kemampuan akademik, pembawaan, disiplin, hingga penguasaan bahasa yang baik justru kalah oleh praktik yang tidak mencerminkan prinsip meritokrasi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.