Terkini.id, Jakarta – Pemerintah lewat Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito akan terus memastikan vaksin COVID-19 Sinovac asal China halal.
Untuk memastikan hal tersebut, kata Wiku, pemerintah telah mengutus sejumlah pihak ke China untuk mengunjungi langsung lokasi pembuatan vaksin Sinovac dan memastikan kehalalannya.
Adapun pihak yang diutus pemerintah di antaranya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan POM RI, dan Bioframa.
“Pemerintah terus memastikan kehalalan dari vaksin COVID-19 yang nantinya akan digunakan di Indonesia. Untuk itu tim dari MUI, Badan POM, dan Biofarma telah mengunjungi lokasi pembuatan vaksin Covid-19 yang ada di RRT,” kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 12 November 2020.
Wiku menjelaskan, jika vaksin sudah dinyatakan lolos uji klinis dan dipastikan halal oleh MUI maka vaksin Sinovac menjadi layak digunakan.
- Kelangkaan BBM di Sulsel, UNM Alihkan Perkuliahan Daring hingga 18 September 2026
- Basarnas Makassar Kerahkan Kn Sar Kamajaya Cari 130 Korban Kmp Virgo Transport 8 Di Laut Jawa
- Atasi Antrean Panjang di SPBU, Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Diberlakukan Mulai 13 September 2026
- BMKG Peringatkan Angin Kencang Senin 14 September 2026, Sulawesi Selatan Masuk Daftar
- Jeneponto Ke Semifinal, Dukungan Bupati di Tribun Bakar Semangat Laskar Turatea Tumbangkan Palopo
Namun, Wiku mengungkapkan bahwa hingga saat ini proses pengujian tersebut belum tuntas.
Ia pun mengatakan, hasil uji klinis dan kehalalan vaksin akan diumumkan ke masyarakat sehingga bisa menjawab pertanyaan publik.
“Masyarakat perlu mengetahui bahwa vaksin COVID-19 yang nanti digunakan telah lolos tahap uji klinis dan juga halal untuk digunakan,” ujarnya.
Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar bersabar menanti kepastian ketersediaan vaksin COVID-19.
Wiku menyebut, pembuatan vaksin memerlukan waktu. Menurutnya, ada serangkaian tahapan untuk dapat memproduksi vaksin secara massal.
“Saat ini vaksin sangat ditunggu oleh banyak orang. Kami ingatkan masyarakat untuk bersabar sebab produksi vaksin COVID-19 membutuhkan waktu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
