PBNU Sentil Perseteruan Gus Samsudin Vs Pesulap Merah: Kerjanya Cuman Ngonten, Jangan Dipercaya!

Terkini.id, Jakarta – Perseteruan Gus Samsudin dengan Pesulap Merah membuat Nahdlatul Ulama (NU) buka suara. Pihaknya menyentil masalah ini. 

Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) menyesalkan aksi Gus Samsudin dari Blitar yang kerap menggunakan trik sulap dalam praktiknya. 

PBNU mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh penampilan Samsudin, yang mengenakan jubah dan serban.

Baca Juga: Pemkab Blitar Tinjau Ulang Izin Usaha Gus Samsudin, Ada Kemungkinan...

Gus Fahrur mengajak masyarakat bisa membedakan kiai dan dukun. Gus Fahrur juga memastikan aksi yang dilakukan Samsudin itu berbeda dengan sikap kiai ahli hikmah.

“Kita percaya memang doa-doa itu sangat bermanfaat. Tapi kalau yang sifatnya konten-konten, pamer-pamer, itu jelas sulapan. Karena tidak mungkin kiai seperti itu. Kiai itu justru sembunyi. Kiai nggak mau mempertontonkan yang seperti itu, takut riya,” ungkap Gus Fahrur Seperti dikutip dari situs NU Online, Kamis 4 Agustus 2022.

Baca Juga: Gus Samsudin Akan Kubur Dirinya Sendiri Selama 2 Hari: Mulai...

Gus Fahrur mengatakan bahwa aksi Samsudin itu hanya untuk konten. Karenanya, dia mengimbau masyarakat berhati-hati.

“Itu (Samsudin) jelas (demi) kontenlah. Orang nggak bisa ngaji pakai serban, pakai jubah, itu kan jelas kontennya. Kita harus hati-hati,” ujar pengasuh Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur, itu.

“Kalau dia kiai, ngajar di pesantren, salat lima waktu, hajinya bagus, itu doanya manjur, percaya kita, karena ibadahnya tertib. Tapi kalau orang itu nggak salat, nggak ibadah, terus kerjanya cuma ngonten, jangan dipercaya,” imbuhnya.

Baca Juga: Gus Samsudin Akan Kubur Dirinya Sendiri Selama 2 Hari: Mulai...

Untuk diketahui, Gus Samsudin adalah pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. 

Sedangkan Pesulap Merah merupakan YouTuber yang punya konten membongkar kebohongan dukun-dukun. Nama asli pria berpenampilan merah-merah itu adalah Marcel Radhival.

Para warga menuntut padepokan itu ditutup karena diduga melakukan penipuan bermodus pengobatan. 

Sebelumnya, Pesulap Merah juga kerap membongkar aksi spiritual Gus Samsudin. Bahkan Pesulap Merah terang-terangan meminta Gus Samsudin membuktikan kesaktiannya. Namun Gus Samsudin enggan menutup padepokannya.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari Gus Samsudin soal tudingan dari Gus Fahrur soal dirinya itu.

Bagikan