Masuk

Menag Gus Yaqut Terancam Dicopot Jabatannya karena Desakan Imanu, Ada Apa?

Komentar

Terkini.id, JakartaIkatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (Imanu) mendesak  Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mencopot Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut dari jabatannya sebagai Menteri Agama (Menag).

Desakan tersebut disampaikan oleh Imanu lantaran Menag Yaqut diduga menyalahgunakan wewenang menjelang Muktamar ke-34 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 23-25 Desember di Lampung.

Atas dasar itu, Koordinator Aksi Imanu, Rosi dengan lantang menyuarakan desakan saat memggelar penyampaian aspirasi di depan Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa 23 November 2021.

Baca Juga: Ridho Rahmadi: Dua Periode Pemerintahan Jokowi Tidak Menunjukkan Perbaikkan Pemberantasan Korupsi

Rosi menyampaikan, pihaknya mendesak pencopotan Menag Yagut karena adanya dugaan sabotase oleh oknum Kementerian Agama yang melakukan pemesanan kamar hotel secara besar-besaran di Lampung tepat pada tanggal pelaksanaan Muktamar NU.

Bukan hanya pemesanan hotel lanjut Rosi, ada upaya intervensi dari Menag Yaqut dengan menggerakan jajaran di bawahnya dalam menggalang dukungan untuk calon ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Seperti diketahui, Yahya Cholil Staquf adalah kakak kandung Menag Yaqut.

Baca Juga: Tak Terima Dipecat Dari Polri, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri

Menurutnya, hal itu sudah menjadi bukti kuat untuk Presiden Jokowi mencopot (me-reshuffle) Yaqut.

“Hal ini sudah menjadi bukti kuat sebagai dasar untuk di-reshuffle,” katanya pada wartawan, mengutip pemberitaan Galamedia Newsa, Selasa, 23 November 2021.

Lebih lanjut, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan bahwa setiap ASN ditingkat instansi pemerintah manapun harus bersikap netral dalam segala bentuk kegiatan politik.

“Jika tidak di-reshuffle maka kami akan kerahkan massa yang lebih besar,” ujar orator aksi Imanu, Abror melanjutkan pernyataan Rosi.

Baca Juga: Relawan Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa Saat Jokowi Tiba di GBK

Sementara itu, Menag Yaqut sudah melakukan klarifikasi terkait tudingan tersebut.

Dengan tegas, Menag Yaqut mengatakan hal itu tidak benar.

“Mana mungkin (melakukan sabotase, red)? Saya ini kader NU tulen, Ketum GP Ansor, menyabotase Muktamar. Anda percaya?” tegasnya saat dikonfirmasi.

Menag Yaqut menuturkan, sebaiknya publik melakukan pengecekan langsung ke Lampung. Apakah benar ada oknum atau Kemenag secara kelembagaan melakukan aksi booking hotel secara besar-besaran. Sebaiknya tidak perlu ada saling fitnah sesama warga nahdliyin.