Terkini.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya melarang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk melakukan safari politik di luar daerahnya, seperti yang sempat dilakukan sebelumnya.
Selain kepada Ganjar, aturan serupa juga diterapkan kepada kader PDIP lainnya yang masih menjabat sebagai kepala daerah.
“Ibu Megawati memberikan batasan bagi kepala daerah yang menjalankan tugasnya, menjadikan skala prioritas di wilayah yang dipimpinnya,” kata Hasto seperti dikutip Tirto.id, Kamis 21 Juli 2022.
Hasto berharap kepala daerah yang saat ini masih bertugas mampu memberikan legasi kepada rakyatnya sebelum selesai masa jabatan.
“Kita ingin kepala daerah bisa mengakar dan membangun legasi di wilayahnya,” terangnya.
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
- Harrie Sabrang dan Andreas Harjono Muncul dalam Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Ujung Pandang
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- Konferda dan Konfercab VI PDIP Sulsel Rampung, Struktur Kepengurusan DPD dan 24 DPC Resmi Ditetapkan
- ARW Kembali Jabat Ketua DPD PDIP Sulsel, Mesakh Sekretaris dan Risfayanti Bendahara
Pihak PDIP tak segan bila ada kadernya yang melanggar aturan tersebut. Salah satunya dengan memberikan surat peringatan kepada pihak yang melanggar aturan tersebut.
“Kami pernah mengkritik dengan memberikan teguran tertulis kepada kepala daerah yang meninggalkan wilayah dan terlalu sering ke Jakarta,” ujarnya.
Dirinya memberi catatan bahwa kepala daerah dari PDIP yang melakukan kunjungan keluar kota harus sesuai dengan tugas atau karena ada undangan partai.
“Kalau kader partai bertemu dengan struktur partai harus melalui penugasan atau surat undangan. Karena ada aturan untuk adanya kerjasama pengurus partai di daerah baik provinsi atau kabupaten dan kota,” ungkapnya.
“Bahkan saya ketika melakukan rapat kerja di daerah juga membawa surat tugas dari DPP,” jelasnya.
PDIP akan menutup mata bila kadernya melakukan safari di luar agenda politik. Seperti organisasi profesi atau olahraga yang ditekuni di luar partai.
“Kalau di luar ranah partai seperti profesi maka di luar partai. Seperti Pak Utut yang membina organisasi olahraga di luar partai,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
