PDIP Sulsel Bantu Korban Banjir di Tiga Kabupaten

PDIP Sulsel Bantu Korban Banjir di Tiga Kabupaten

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel bersama dengan organisasi badannya Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) memberikan bantuan paket sembako ketiga kabupaten yang terkena dampak banjir.

Ketiga kabupaten yang dilanda bencana hidrometeorologi basah tersebut meliputi Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sinjai, Selasa 13 Juli 2021.

“Bantuan paket sembako yang diserahkan disesuaikan dengan data yang dimasukkan oleh struktural partai,” ungkap Ketua Baguna PDIP Sulsel, dr Fadli Ananda.

Bantuan yang diserahkan ini untuk meringankan beban korban yang terkena dampak banjir. Hal ini juga bagian tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan ini juga perintah langsung dari Ketua DPD PDIP Sulsel Ridwan A Wittiri.

Seperti diketahui, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada hari Kamis 8 Juli 2021 lalu. 

Baca Juga

Berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir yang melanda Kabupaten Jeneponto meliputi Kecamatan Tarowang, Kecamatan Binamu, Kecamatan Arungkeke dan Kecamatan Batang.

Dari bencana tersebut, satu warga di Kecamatan Tarowang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, banjir juga menyebakan sebanyak 13 rumah rusak berat, 43 rumah rusak ringan dan lima kantor pemerintahan mulai pelayanan kesehatan, pendidikan serta UPTD Kecamatan Tarowang terendam.

Kemudian di Kecamatan Binamu, sedikitnya 26 rumah yang masuk wilayah administrasi Kelurahan Balang Toa dan 15 rumah di Kelurahan Balang terendam banjir.

Selanjutnya di Kecamatan Arungkeke, ada 10 rumah yang mengalami rusak berat akibat diterjang banjir. Sedangkan 30 rumah dilaporkan rusak ringan.
Berikutnya tiga unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan delapan lainnya rusak ringan akibat terdampak banjir di Kecamatan Batang.

Dalam hal ini, menurut laporan dari Tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Rahim, banjir di sebagian wilayah tersebut sudah berangsur surut secara bertahap.

Dari wilayah yang terdampak tersebut, BPBD Kabupaten Bantaeng mencatat kurang lebih 1.000 rumah yang ditinggali oleh 1.000 KK atau 5000 jiwa terdampak banjir. Jumlah tersebut hingga kini masih dalam proses pendataan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.