Terkini, Makassar – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan (PDIP Sulsel) menggelar pendidikan politik kader tingkat madya, di Hotel Maxone Kota Makassar, Jumat 1 November 2024.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat hadir dalam membuka kegiatan tersebut. Hadir juga Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy P Goni dan sejumlah elit DPD.
Rudy P Goni (RPG) mengatakan, pendidikan politik adalah bagian dalam kegiatan partai untuk melahirkan kader berkualitas dan militan.
“Tidak semua pemegang KTA itu kader, tapi setelah keluar dari pendidikan politik, baru bisa dikatakan kader. Saya berharap Agenda Pendidikan politik ini mampu menghasilkan kader-kader berjiwa militansi yang kuat dan m berkualitas,” kata RPG mengawali sambutan tersebut.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan kader, baik anggota DPRD Provinsi maupun anggota DPRD kabupaten/kota yang belum mengikuti pendidikan kader madya.
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
Djarot Saiful Hidayat mengatakan kegiatan tersebut dirancang bagi peserta yang sebelumnya telah mengikuti pendidikan politik tingkat pertama, dengan tujuan mengedukasi dan mempersiapkan mereka untuk peran lebih strategis dalam politik.
“Mereka diwajibkan untuk memperkuat ideologi partai dan mengimplementasikannya dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat, sebuah fungsi fundamental yang diemban oleh partai politik,” paparnya.
Ia menjelaskan pendidikan politik bukan hanya soal teori, tetapi juga praktik nyata yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini juga berfungsi sebagai konsolidasi untuk persiapan pemenangan dalam pemilihan kepala daerah serentak, yang mencakup pemilihan Gubernur serta Bupati dan Wali Kota di seluruh Sulawesi,” katanya.
Tidak hanya itu Djarot mengaku tanggung jawab utama untuk membangun pendidikan politik ini dipegang oleh partai, dengan adanya sekolah partai yang menjadi salah satu komitmen Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Kegiatan pendidikan politik di DPD menjadi penghubung utama antara DPP dan tanggung jawab media di tingkat DPD. Selain program pendidikan, terdapat juga program Pratama yang mencakup pendidikan politik dan diskusi yang mendalam,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
