Terkini.id, Jakarta – Megawati selaku Ketua Umum Partai PDIP kembali disinggung oleh pihak Demokrat. Seperti yang diketahui kedua partai ini sedang dalam perseteruan.
Perihal Megawati ‘kecolongan dua kali’ pertama kali diungkapakan oleh Marzuki Alie, mantan Sekretaris Jenderal Demokrat.
Marzuki Alie dalam podcast Akbar Faizal Uncensored yang tayang pada 11 Februari 2021 mengatakan bahwa SBY pernah menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali.
Pernyataan Marzuki ini sontak menuai amarah dari pihak PDIP. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanyo pun angkat bicara mengenai hal ini.
“Jadi kini rakyat bisa menilai bahwa apa yang dulu dituduhkan oleh Pak SBY telah didzalimi oleh Bu Mega, ternyata kebenaran sejarah membuktikan bahwa Pak SBY menzalimi dirinya sendiri demi politik pencitraan,” kata Hasto dalam keterangannya, Rabu 17 Februari 2021 dikutip dari suara.com.
- Promo Kartini Garuda Indonesia Makassar Berikan Cashback bagi Pengguna BNI
- Penutupan Darul Arqam III Tegaskan Komitmen Kaderisasi di Unismuh
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
Melihat hal ini diserang balik oleh pihak PDIP, akhirnya Politikus DPP Partai Demokrat Andi Arief juga ikut berkomentar.
Andi Arief melalui cuitannya menuliskan bahwa perihal Megawati ‘kecolongan 2 kali’ itu bukanlah masalah.

“Kecolongan dua kali Ibu Megawati melawan SBY dalam Pilpres adalah kenyataan sejarah tak perlu ditangisi,” kata Andi lewat akun Twitter pribadinya, @andiarief__ pada Jum’at, 19 Februari 2021.
Kecolongan dua kali yang dimaksud adalah SBY pernah mengalahkan Megawati sebanyak dua kali di pesta demokrasi pada Pemilu tahun 2004 dan tahun 2009.
“Toh, kecolongan melalui pilihan rakyat. Bukan melalui penghianatan menjatuhkan lewat MPR. Sebagai Sekjen, Hasto jangan membenturkan, tapi mendudukkan posisi yang benar,” sambungnya.
Andi Arief juga meminta Hasto Kristiyanto agar tidak mengadu domba kedua belah pihak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
