Terkini.id,Jeneponto – Tim pegasus Reskrim Polres Jeneponto berhasil meringkus pelaku pembunuhan di Desa Manggepong Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto.
Pelaku ditangkap tim Pegasus Polres Jeneponto yang dipimpin Aipda Abd Rasyad, di kampung Parang – parang Desa Mangepong kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Kamis 7 November 2019, sekitar pukul 03.00 wita dini hari tadi.
“Setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait adanya penganiayaan dengan cara menikam yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kami bersama tim bergerak ke lokasi, untuk mengumpulkan baket, dari hasil keterangan saksi saksi didapatkan informasi tentang pelaku,” kata Aipda Abd Rasyad.
Usai mendapatkan informasi, pelaku bernama Karim Bin Bontang, tim Pegasus Polres Jeneponto melakukan penyisiran.
“Hanya berselang kurang lebih satu jam, kita berhasil menangkap pelaku. Saat itu pelaku ditemukan sedang dibonceng salah satu warga. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Jeneponto untuk proses lebih lanjut,” jelas Aipda Abd Rasyad kepada terkini.id, Kamis, 7 November 2019.
- Kilas Balik Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Polisi Ungkap Profesi Pegi
- Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Seorang Wanita di Sleman Terungkap
- Seorang Ayah di Soppeng Tega Bunuh Anaknya yang Masih Bayi 4 Bulan
- Setelah ditolak Hotman Paris, Ferdy Sambo Akhirnya dibela Mantan Pegawai KPK
- Kamaruddin Simanjuntak Akui Sempat Dapat 'Tawaran' Dari Ferdy Sambo
Menurutnya, penganiayaan terjadi akibat pengaruh minum keras.
“Pelaku dan korban sama – sama minum minuman keras jenis ballo di TKP, kemudian ada ketersinggungan antara korban dan pelaku sehingga terjadi perkelahian. Pelaku dipukul balok oleh korban, sehingga pelaku langsung menyerang menggunakan badik secara membabi buta dan mengakibatkan korban meninggal dunia,”ujarnya.
Kejadian tersebut pecah saat Bontang datang ke rumah anaknya (pelaku) mengadu bahwa dia dipukul Jufri Daeng Sewang (menantu pelaku).
“Setelah mendengar aduan Bontang, pelaku langsung pergi menganiaya menantunya (Jufri), korban dtemukan korban tergeletak di got depan rumah perempuan Irma dalam keadaan bersimbah darah,” ujarnya.
Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas.
“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bululoe, namun dalam perjalanan korban meninggal dunia,” tutup Aipda Abd Rasyad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
