Pemadaman Listrik Meningkat di Musim Hujan, Wali Kota Makassar Desak Penjelasan PLN

Pemadaman Listrik Meningkat di Musim Hujan, Wali Kota Makassar Desak Penjelasan PLN

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyoroti peningkatan drastis dalam pemadaman listrik meskipun curah hujan sudah tinggi.

Danny Pomanto menuntut klarifikasi dari PLN Sulselrabar untuk menjelaskan penyebab kelanjutan pemadaman tersebut.

Sebelumnya, PLN Sulselrabar menjelaskan pemadaman disebabkan oleh rendahnya air di bendungan Bakaru dan Poso, yang seharusnya menunggu hujan.

Namun, ia menegaskan bahwa saat ini sudah terjadi hujan setiap hari, bukan lagi memerlukan hujan buatan.

“Sekarang sudah hujan tiap hari, bukan lagi hujan buatan,” ujar Danny Pomanto.

Baca Juga

Ia pun mengungkapkan kegelisahannya atas ketidakpastian situasi listrik yang terus berlanjut dan meminta PLN untuk secara aktif menginformasikan perkembangan terkini kepada masyarakat yang semakin resah.

Ia juga menduga adanya permasalahan lain yang menjadi penyebab pemadaman yang terus-menerus.

“Berarti ada sesuatu yang lain lagi,” ungkapnya.

Ketidaknyamanan masyarakat semakin terasa dengan durasi pemadaman listrik yang kini mencapai 6 jam, meningkat dari sebelumnya yang hanya 3-4 jam.

Menurutnya, pemadaman yang semakin parah adalah langkah mundur bagi kota.

“Kalau sudah masuk 5-6 jam itu sudah sangat merugikan, ada kemajuan dari 3 jam jadi 6 jam, inikan kemajuan yang memundurkan kita,” tegas Danny Pomanto.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Makassar, yang kini harus menghadapi pemadaman listrik yang tidak hanya lebih lama, tetapi kadang-kadang terjadi dua kali dalam sehari.

Wali Kota Makassar meminta transparansi dan penyelesaian segera dari PLN agar ketidakpastian ini dapat diatasi, dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kendala listrik yang terus menerus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.