Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar telah mengajukan sekitar 1.035 formasi guru untuk penerimaan pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2021.
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Kadir Masri mengatakan sudah melayangkan usulan tersebut ke Kemenpan-RB.
Usulan tersebut mempertimbangkan kekuatan anggaran daerah dan APBD.
“Baru pengusulan, belum ada penetapan,” kata Kadir, Senin, 28 Desember 2020.
Kadir menyebutkan, dari sisi kebutuhan, Kota Makassar membutuhkan banyak tenaga guru.
- Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
- Sukacita Panen di Desa Lise, Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
- Wali Kota Makassar Gandeng Sinar Jaya Bahas Bus Kota Terintegrasi Jalur Kampus
- Tersangka Bibit Nenas Sulsel Kembalikan Uang Rp3 Miliar ke Negara
- Deretan Top Scorer dan Best Player Warnai AAS Cup II 2026
Terlebih, saat ini, hanya formasi guru yang tersedia. Kota Makassar mendapat jatah dari program satu juta PPPK untuk tenaga guru.
Kendati begitu, Kadir mengaku pihaknya masih menunggu petunjuk soal perekrutan.
“Untuk sementara itu baru guru, kalau yang lain belum ada petunjuknya,” tutur Kadir.
Ia berharap kuota yang diberikan bisa memangkas jumlah tenaga guru honorer. Sebab saat ini, tercatat ada 2.802 tenaga guru honorer dari SD dan SMP se-Makassar.
Jika formasi itu dimaksimalkan dan dipenuhi, maka masalah honorer perlahan bisa segera diatasi.
Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan mengaku bahwa perekrutan tenaga guru dianggap perlu dilakukan.
Selain berdampak dari aspek kesejahteraan, juga memberi dampak positif terhadap keuangan daerah. Olehnya, seleksi PPPK tahun 2021 lebih fokus pada tenaga guru honorer.
“Tidak ada formasi umum, ini khusus honorer yang sudah terdaftar. Karena kalau sudah lulus PPPK, otomatis beban keuangan daerah untuk gaji honorer berkurang. Karena PPPK dianggarkan dari pusat,” ujar Irwan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
