Pemilik Lahan Ingatkan Pansus Hibah Tanah untuk Al Markaz Tidak Gegabah

tanah samping al markaz
Ernawaty Yohanis, Penerima Kuasa dari pemilik lahan seluas 6,8 hektare di samping Masjid Almarkaz menyerahkan surat dan bukti kepemilikan lahan kepada Biro Aset Pemprov Sulsel

Terkini.id, Makassar – Ernawaty Yohanis, Penerima Kuasa dari pemilik lahan seluas 6,8 hektare di samping Masjid Almarkaz meminta Pansus Hibah Tanah yang dibentuk DPRD Sulsel tidak gegabah.

Pansus sebagai wakil rakyat harus bertindak adil. Dalam membahas status lahan yang akan dihibahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk Yayasan Almarkaz.

“Supaya lengkap informasinya, Pansus harus menghadirkan semua instansi dalam pembahasan di DPRD Sulsel. BPN, Pemprov Sulsel, Unhas, Balai Harta Peninggalan, dan penggugat harus didengarkan keterangannya,” kata Ernawaty kepada Terkini.id, Rabu 2 Oktober 2019.

Ernawaty mengaku sudah mengantar surat penyampaian kepada DPRD Sulsel tanggal 25 September 2019 dan Biro Aset Pemprov Sulsel. Isinya suratnya menjelaskan tentang bukti kepemilikan tanah di samping Masjid Almarkaz.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan diminta menunjukkan bukti peralihan sertifikat hak pakai atas tanah seluas 6,8 hektare di samping Masjid Al Markaz Al Islam.

“Peralihannya dari mana ?,” kata Ernawaty.

Menurut Ernawaty, Pemprov Sulsel memegang Sertifikat Hak Pakai Nomor 3. Tetapi tidak bisa memperlihatkan bukti peralihan. Saat persidangan di PTUN, Pemprov juga tidak bisa menunjukkan bukti. Begitu pula saat pemeriksaan di Polda Sulsel.

Dia mengatakan, bukti peralihan menjadi hak pakai oleh Pemprov sangat penting. Karena pemilik lahan tidak pernah mengalihkan lahannya dalam bentuk apapun.

“Kenapa waktu diperiksa penyidik, Biro Aset Pemprov tidak bisa menunjukkan bukti peralihannya,” ungkap Ernawaty.

Menurut Ernawaty, tanah yang akan dihibahkan oleh Pemprov Sulsel ke Yayasan Al Markaz sampai sekarang masih milik ahli waris, Bruno Thoeng Boen Siang. Sesuai dengan Eingendom 1182 atas nama Pemilik Thoeng Thiong Soang.

“Bukti Kepemilikan kita sangat akurat dan terinci,” katanya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini